Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Foto Istimewa
VOA Bahas Kebebasan Pers Era Digital di Jogjakarta
Senin, 16-09-2019 | 09:33 wib
Oleh : Ahmad Ramadan
YOGYAKARTA pojokpitu.com, Voice of America (VoA) menggelar VoA Affiliates Conference 2019 di Yogyakarta. Konferensi dihadiri 180 utusan media yang menjadi afiliasi VoA di seluruh Indonesia.

Para afiliasi tersebut berasal dari beragam media, baik media online, televisi, maupun radio yang menjalin kerjasama menyiarkan konten yang diproduksi VOA.

Konferensi yang mengambil tema "Kebebasan Pers di Era Digital" berlangsung pada 15 - 17 September 2019 di Sheraton Mustika Yogyakarta. Chief of Indonesian service VoA, Ade Astuti Kidwell menyatakan, konferensi digelar sebagai bentuk apresiasi VoA kepada seluruh afiliasi di Indonesia.

"Kami berterima kasih karena berkat kerja sama  yang baik dengan para afiliasi, VoA mampu menjangkau 35,6 juta pemirsa di Indonesia", ungkap Ade.

Menurut Ade, tema Kebebasan Pers sesuai dengan komitmen VOA menyediakan liputan independen yang lengkap dan menyajikan kebenaran bagi audiensnya. Hal itu diperkuat dengan slogan baru VOA dengan tagar #pentingnyapersbebas.

Ade menambahkan, dalam konferensi ini VoA juga menggelar pelatihan berkaitan dengan Kebebasan Pers di era digital dengan mendatangkan tim dari Washington sebagai pemateri. Mereka adalah Helmi Yohannes, penanggung jawab program VoA Indonesia, Naratama Rukmananda, creative Director VoA, serta Eva Mazrieva dan Nurviana Mubtadi, keduanya jurnalis/international broadcaster VoA

Untuk agenda konferensi adalah seminar bertajuk tantangan menegakkan kebebasan pers di era digital. Gubernur DI Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono X menjadi keynote speaker. (pul)


Berita Terkait


VOA Bahas Kebebasan Pers Era Digital di Jogjakarta


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber