Berita Terbaru :
Lakukan Karantina Wilayah, Bantuan Terus Berdatangan
Cegah Covid-19, Ormas Lakukan Penyemprotan Disinfectan Swadaya
Ini Alasan Penting Tidur Cukup Bagi Penderita Diabetes
Pencuri Bersajam Bawa Kabur Sepeda Motor Usai Satroni Kampung
Pedagang Diduga Terpapar Covid-19, Pasar Grosir Surabaya Ditutup
Mendapat Protes Pedagang, PD Pasar Surya Tetap Menutup Pasar Kapasan
Untuk Mengetahui Stok Darah Aman di Jatim, Gubernur Sidak ke Kantor PMI Jatim
Rusunawa Milik Pemkab Lamongan Disiapkan Untuk Ruang Isolasi Covid 19
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penundaan Penutupan
Pengalihan Arus Surabaya-Ponorogo dan Sebaliknya
Dinas Pendidikan Jatim Minta Gedung SD Jadi Ruang Isolasi Pemudik
Tanah Gerak, 5 Rumah Warga Ponorogo Dikosongkan
Kendaraan yang Terlambat Bayar Pajak Selama 5 Tahun Bebas Denda
Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut
Longsor, Batu Raksasa Tutup Jalan Raya Ngebel
   

Ribuan Bungkus Jamu Tradisional Sitaan Jamaah Haji Dimusnahkan
Info Haji  Minggu, 15-09-2019 | 18:19 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Ribuan bungkus jamu tradisional yang disita dari jamaah haji Embarkasi Surabaya, pada Minggu siang, dimusnahkan. Pemusnahan yang dilakukan di hari terakhir pemulangan jamaah haji ini, sekaligus untuk memberikan efek jera, agar tahun depan, jamaah haji tidak lagi membawa barang bawaan yang dilarang.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya Minggu siang tadi memusnahkan ribuan bungkus jamu tradisional berbagai merek. Pemusnahan dilakukan dengan membakar langsung tiga karung jamu tradisional yang disita dari jamaah haji selama proses pemberangkatan berlangsung.

Jamal, Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya menyatakan, pemusnahan tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera bagi para jamaah haji, agar tahun depan, jamaah haji lebih tertib dan tidak membawa barang-barang yang memang tidak diperbolehkan.

"Barang sitaan yang dimusnahkan PPIH Debarkasi, yakni jamu tradisional. Sementara untuk rokok yang disita, akan dilelang dan hasilnya akan disumbangkan ke lembaga sosial yang membutuhkan. Begitupun ratusan handy talky yang disita, akan dikembalikan ke KBIH masing-masing disertai peringatan agar tidak mengulangi hal yang sama," tutur Jamal. 

Pemusnahan ini dilakukan bersamaan dengan pemulangan kloter 85, yang menjadi penutup dalam proses pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya. Sejumlah 383 jamaah haji asal Sidoarjo dan Pamekasan tersebut tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada pukul 9 Minggu pagi tadi.

Sementara itu, hingga saat ini 8 orang jamaah haji, masih dirawat di Arab Saudi karena kondisinya masih sakit. Ke delapan jamaah yang berasal dari Madiun, Blitar, Jember, Bondowoso, Mojokerto, Sidoarjo, dan Lamongan ini akan dipulangkan setelah kondisinya kembali pulih.(end)




Berita Terkait

Januari, BPBD Musnahkan 63 Sarang Tawon Beracun

Sengat Orang, Sarang Tawon di Area Kantor Pajak Pratama Dimusnahkan Pemadam Kebakaran

Berkadar Alkohol, Puluhan Miras Dimusnahkan Satpol PP

Puluhan Knalpot Brong Dimusnahkan di Polres Sumenep
Berita Terpopuler
Belum Ada Hasil Positif Covid-19, Dewan Minta Penutupan Pasar Kapasan Ditunda
Metropolis  11 jam

Bondowoso Satu Keluarga Tewas Masuk Septic Tank 20 Meter
Peristiwa  10 jam

Kata Pasien COVID-19, Virus Corona Bukan Soal Penyakit Saja
Covid-19  16 jam

Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  23 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber