Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Mlaku - Mlaku 

Wisata Mistis Penuh Misteri Ghaib Ada Desa Ganjaran Gondanglegi, Malang
Minggu, 15-09-2019 | 13:00 wib
Oleh :
Malang pojokpitu.com, Kabupaten Malang surganya tempat wisata yang diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun, jika terdapat wisata mistis yang penuh dengan keanehan dan misteri didalamnya, hanya ada didesa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, yang terdapat disebuah lereng dengan batu besar yang berjumlah tiga yang dinamakan Batu Gudik. Penasaran? Ini dia liputannya.

Ritual pembukaan wisata baru yang penuh misteri di dalamnya, melibatkan seluruh warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang dengan puluhan tumpeng.

Puluhan warga membawa tumpeng yang berjumlah 99 tumpeng yang juga jumlah dalam Asmaul Husna atas permintaan dari penguasa tempat yang ada di lereng yang dinamakan batu gudik,  hanya terdapat 3 batu besar yang menyerupai batu alam layaknya batu cor-coran. Namun, siapa sangka, batu tersebut memiliki mistis yang sudah diperlihatkan kepada masyarakat maupun pengunjung yang penasaran dengan tempat tersebut, hingga ingin kembali lagi untuk memecahkan misteri tersebut.

Konon, batu tersebut tidak boleh dibawa pulang, dan akan membuat petaka berupa gatal-gatal yang luar biasa, dan akan sembuh seketika jika batu tersebut terlepas dari badan orang tersebut.

Cerita-cerita tersebut didapatkan dari sesepuh-sesepuh desa tersebut, dan pengunjung dari berbagai daerah juga sudah mempraktikkan dengan keanehan dan mistis yang ditemui selama berada ditempat itu.

Warga Surabaya yang mengambil batu dari tiga batu yang ada sempat diimpikan penunggu batu tersebut untuk segera memngembalikan, namun tidak dilakukan hingga ajal menjemput orang tersebut. Bahkan, penampakan-penampakan juga sering ditunjukkan kepada masyarakat sekitar ataupun pengunjung, dengan sering ditemui ular, macan maupun benda ghaib lainnya, dan juga pencari batu akik yang mengalami gatal seusai memakai batu itu.

Dalam tumpeng-tumpeng yang dibawa ke tempat tersebut dan kemudian dimakan secara bersama-sama oleh warga, maka wisata tersebut resmi dibuka oleh kepala desa setempat untuk bisa mendongkrak perekonomian warga sekitar.

"Wisata batu gudik terkenal dengan mistisnya, dengan keanehan yang ditemui didalamnya oleh pengunjung, seperti memakai batu akik dari batu gudik langsung gatal-gatal hingga Warga Surabaya yang tidak mau mengembalikan batu keasalnya berakhir meninggal, dan juga penampakan-penampakan yang kerap ditemui seperti ular maupun macan, dan batu gudik akan dibuka untuk wisata guna mengangkat perekonomian masyarakat," kata Shodikin, Kades Ganjaran Ali.
 
Usai dibacakan doa, maka tumpeng yang berjumlah 99 buah secara bersama-sama dimakan oleh warga juga sebagai wujud kekompakan dan kebersamaan mereka didesa Ganjaran.(end)

Berita Terkait


Datangi Pulau Cena, Putri Pariwisata Indonesia 2019 Digotong di Atas Jhukong

Berteduh di Rindangnya Pohon Purba Mojosemi Forest Park Magetan

Beragam Spot Foto Nan Eksotis di Wisata Taman Asri Genilangit

Gubernur Minta SMK Pariwisata Seimbang Dengan Digitalisasi


Hutan Penanjakan Wisata Gunung Bromo Terbakar

Dari Dinas Koperasi, Venly Nahkodai Dinas Pariwisata

Sensasi Panen Raya di Agrowisata Mini Surabaya

Ada Dino Yang Bersahabat di Hutan Wisata Mojosemi Magetan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber