Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Malang Raya 

Angkat Tradisi Kuno, Warga Gelar Tumpengan Serabi
Minggu, 15-09-2019 | 05:20 wib
Oleh : Rafli Firmansyah
Kota Batu pojokpitu.com, Untuk mengangkat kembali tradisi warisan leluhur yang nyaris punah, ratusan warga menggelar kirap dan festival jajanan serabi. Jajanan serabi merupakan simbol adat leluhur seruan ke jenjang pernikahan warga setempat.

Ratusan tumpeng serabi diarak keliling kampung oleh warga Desa Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu, di mana jajanan serabi diyakini sebagai tumpeng sakral dalam pesta perkawinan di masa lampau.

Serabi merupakan jajanan kuno yang terbuat dari adonan tepung digoreng tanpa minyak dan berbentuk bulat. Sajian serabi dikemas dengan kuah yang terbuat dari santan kelapa, yang disebut joro.

Setelah diarak keliling kampung, tumpeng serabi didoakan oleh tokoh masyarakat setempat. Kemudian, serabi dimakan bersama oleh warga setempat.

Serabi ini merupakan jajanan tradisional yang diwariskan kepada warga setempat oleh leluhur. "Ini perlu dilestarikan karena memiliki nilai khas kebersamaan dan kegotong-royongan warga dalam uri uri kebudayaan," ujar Wawan Eka Prasetya, Panitia Festival Serabi.

Selain arak tumpeng serabi, untuk mengangkat kembali tradisi kuno ini juga dilakukan festival jajanan serabi. Di festival ini, seluruh warga khususnya kaum ibu menjual jajanan serabi di sepanjang jalan di Desa Dadaprejo.

Dewanti Rumpoko, Walikota Batu, mengapresiasi apa yang dilakukan warga desa dadaprejo. Sebab, mereka mampu menumbuhkan kembali tradisi kuno yang selama ini punah. Melalui festival ini, diharapkan dapat mengangkat potensi wisata di Kota Batu. (yos)



Berita Terkait


Angkat Tradisi Kuno, Warga Gelar Tumpengan Serabi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber