Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Nenek 6 Cucu Sulap Kertas Semen Bekas Jadi Tas Cantik
Sabtu, 14-09-2019 | 18:15 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Usia senja tak membuat Ermien Setiawati berhenti berkarya. Lansia 6 cucu ini, berhasil mengkreasikan kertas semen bekas, jadi aneka produk, salah satunya tas cantik. Hasil kreatifitasnyapun sukses di ekspor hingga Liverpool.

Meski sudah memasuki kepala 6, Ermien Setyawati, masih tampak lihai menyulap kertas semen bekas, menjadi berbagai produk yang bernilai jual, mulai dari dompet, tas, hingga payung.

Ketertarikannya pada produk-produk berbahan dasar kertas semen ini, berawal saat ia mengikuti pelatihan kerajinan dark bahan semen oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 2011 silam. Sejak saat itulah, Ermien semakin penasaran dan tekun membuat berbagai macam model produk dengan menggunakan kertas semen.

Ketekunannya, kemudian ia buktikan dengan membuka usaha sendiri. Awalnya wanita berusia 65 tahun ini menggunakan teknik jumputan untuk memberikan motif. Seiring perkembangan zaman, ia berinovasi dengan memberikan sentuhan motif batik tulis.

"Belum puas, saya kemudian mengangkat motif sibori, hingga akhirnya ia berinovasi menggunakan eco print dengan memanfaatkan warna dan motif daun jati pada produknya," ujar Ermien.

Dengan modal awal sekitar Rp 5 juta, kini omset yang berhasil ia raup mencapai puluhan juta rupiah per bulannya. Tas cantik buatannya, ia hargai mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 300 ribu.

Produknyapun tidak hanya dikenal di surabaya saja, namun juga hingga keluar pulau, bahkan sudah di ekspor ke Liverpool, Inggris. (yos)










Berita Terkait


Nenek 6 Cucu Sulap Kertas Semen Bekas Jadi Tas Cantik

Tak Disangka, Tas Cantik Ini Dibuat Dari . .


Tak Disangka, Tas Cantik Ini Dibuat Dari . .

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber