Berita Terbaru :
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Penjual Perlengkapan dan Oleh-Oleh Haji Terancam Rugi Puluhan Juta
TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerintah
   

Nenek 6 Cucu Sulap Kertas Semen Bekas Jadi Tas Cantik
Sosok  Sabtu, 14-09-2019 | 18:15 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Usia senja tak membuat Ermien Setiawati berhenti berkarya. Lansia 6 cucu ini, berhasil mengkreasikan kertas semen bekas, jadi aneka produk, salah satunya tas cantik. Hasil kreatifitasnyapun sukses di ekspor hingga Liverpool.

Meski sudah memasuki kepala 6, Ermien Setyawati, masih tampak lihai menyulap kertas semen bekas, menjadi berbagai produk yang bernilai jual, mulai dari dompet, tas, hingga payung.

Ketertarikannya pada produk-produk berbahan dasar kertas semen ini, berawal saat ia mengikuti pelatihan kerajinan dark bahan semen oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada 2011 silam. Sejak saat itulah, Ermien semakin penasaran dan tekun membuat berbagai macam model produk dengan menggunakan kertas semen.

Ketekunannya, kemudian ia buktikan dengan membuka usaha sendiri. Awalnya wanita berusia 65 tahun ini menggunakan teknik jumputan untuk memberikan motif. Seiring perkembangan zaman, ia berinovasi dengan memberikan sentuhan motif batik tulis.

"Belum puas, saya kemudian mengangkat motif sibori, hingga akhirnya ia berinovasi menggunakan eco print dengan memanfaatkan warna dan motif daun jati pada produknya," ujar Ermien.

Dengan modal awal sekitar Rp 5 juta, kini omset yang berhasil ia raup mencapai puluhan juta rupiah per bulannya. Tas cantik buatannya, ia hargai mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 300 ribu.

Produknyapun tidak hanya dikenal di surabaya saja, namun juga hingga keluar pulau, bahkan sudah di ekspor ke Liverpool, Inggris. (yos)










Berita Terkait

Nenek 6 Cucu Sulap Kertas Semen Bekas Jadi Tas Cantik

Tak Disangka, Tas Cantik Ini Dibuat Dari . .
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  12 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  9 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  8 jam

TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerinta...selanjutnya
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber