Berita Terbaru :
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Seluruh Paslon Deklarasi Pemilu Damai
1 Pedagang Terkonfirmasi Covid-19, Pasar Desa Mojorejo Ditutup
   

Kreatif, Sulap Kulit Kelinci Menjadi Sandal dan Tas Cantik
Rehat  Sabtu, 14-09-2019 | 03:13 wib
Reporter : M.Ramzi
Jika selama ini kulit kelinci hanya terbuang begitu saja, namun di tangan warga Magetan, kulit kelinci bisa dijadikan sandal dan tas cantik. Peminatnya tidak hanya dari Magetan, namun juga dari luar daerah. Foto Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Jika selama ini Kabupaten Magetan dikenal dengan sentra kerajian kulit sapi atau lembu, kali ada koleksi baru. Yaitu, kerajinan dari kulit kelinci.

Putro Yudianto salah satu yang menggeluti kerajinan kulit berbahan kulit kelinci. Putro Yudianto juga seorang peternak kelinci warga kelurahan Kepolorejo. Jika selama ini kelinci hanya diambil dagingnya, dan kulitnya hanya menjadi limbah, maka muncul ide untuk membuat kerajinan kulit berbahan kulit kelinci.

Kulit kelinci tadi diolah menjadi kerajinan cantik. Mulai dari tas wanita, sandal, dompet, tempat ponsel, hingga pernak-pernik lainnya. Kulit kelinci dipandang lebih awet, anti jamur, dan lembut saat dipakai.

Pembuatannya membutuhkan keterampilan tinggi. Kulit kelinci yang terbatas karena kecil, menyulitkan dalam pembuatan. Begitu juga pola bulu kelinci, yang tidak sama.

Selain dipasarkan secara online, pembeli juga langsung datang ke sentra kerajinan kulit kelinci. "Saya suka kerajinan dari kulit kelinci, karena lebih halus dibandingkan kulit pada umumnya. Harganya juga terjangkau." ujar Anik Shaqila salah satu pembeli. (pul)




Berita Terkait

Libur Nataru, Permintaan Daging Kelinci Meningkat Tajam

Ratusan Peternak Ikuti Kontes Kelinci

Kreatif, Sulap Kulit Kelinci Menjadi Sandal dan Tas Cantik

Ratusan Peserta Ikut Kerapan Kelinci
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  7 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  4 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  12 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber