Berita Terbaru :
Pelaku UMKM Jombang Dorong Pemerintah Segera Terapkan New Normal
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
   

Limbah Berbahaya Dibuang Sembarangan, Bocah Ini Menjadi Korban
Pantura  Jum'at, 13-09-2019 | 23:04 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Akibat limbah yang dibuang sembarangan, dua bocah mengalami luka bakar serius, sehingga harus mendapat perawatan medis.
Tuban pojokpitu.com, Limbah misterius dibuang sembarangan di kawasan pemukiman dan hutan jati Kabupaten Tuban. Gundukan serbuk mirip pasir itu sangat berbahaya, karena menyimpan bara panas yang dapat membakar kulit.

Ahmad Dani harus menjalani perawatan intensif di ruang Isolasi Puskesmas Plumpang, Kabupaten Tuban. Bocah berusia 12 tahun warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban ini hanya bisa terbaring sambil menangis merasakan perih dari luka bakar yang dideritanya.

Menurut Sulastri ibu korban, luka bakar pada kedua tangan dan kakinya tersebut disebabkan limbah misterius yang dibuang di tepi jalan menuju rumahnya. Ahmad dani yang pulang sekolah berjalan kaki tidak mengetahui gundukan  mirip pasir.

Korban bermain di sekitar gundukan dan terjatuh. Seketika kedua tangan dan kaki korban melepuh mengalami luka bakar. Warga yang melihat langsung menolong korban, dan membawanya ke Puskesmas.

Imam Zarkasi dokter puskesmas mengatakan, korban mengalami luka bakar antara 10 hingga 20 persen. Korban sudah dirawat tiga hari di Puskesmas. Selanjutnya, jika tidak ada perkembangan, korban akan dirujuk ke rumah sakit umum daerah setempat.

Sementara itu Sunarto, Kades Sumberagung mengatakan, tak ada yang tahu asal usul gundukan serbuk halus mirip pasir ini tiba-tiba berada di lokasi. Diduga limbah panas ini dibuang oknum tak bertanggungjawab pada malam hari.

"Diketahui terdapat tiga titik gundukan. Satu di kawasan pemukiman, satu lagi di tepi jalan raya, dan satu lainnya di kawasan hutan jati. Keberadannya sangat meresahkan masyarakat, karena sudah melukai dua bocah," kata Sunarto.
 
Warga berharap, aparat kepolisian mengusut tuntas pembuangan limbah misterius berbahaya ini. Guna kepentingan penyelidikan, salahsatu gundukan telah dipasang garis polisi. (pul)

Berita Terkait

Limbah Beracun Ahirnya di Nganjuk Dievakuasi

Manfaatkan Limbah Plastik, Seorang Pemuda Ciptakan Lukisan Bernilai Seni

DLH Kesulitan Temukan Asal Muasal Dugaan Limbah Busa Cemari Sungai Welang

Bupati Pasuruan Diminta Bentuk Terpadu Terkait Busa Cemari Sungai
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  8 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  10 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  14 jam

Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
Metropolis  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber