Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Pimpinan Komisi Finish, PDIP Tinggalkan PKB
Kamis, 12-09-2019 | 17:37 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Pembagian kue kekuasaan di DPRD Surabaya, ternyata sudah finish. PDIP meninggalkan PKB untuk pembagian pimpinan AKD (Alat Kelengkapan Dewan). PKB sangat menyesalkan hal itu karena PDIP dan PKB merupakan partai yang tergabung dalam koalisi besar hingga pusat mulai Pilpres sampai tingkat bawah Pilgub Jatim.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan partai peraih suara terbanyak kedua di pemilu legislatif 2019. Sayangnya, pada pembagian kue kekuasaan, PKB tidak mendapatkan posisi ketua komisi, hanya wakil ketua komisi.

PKB memnyesalkan sikap PDIP yang meninggalkan PKB dalam pembagian posisi pimpinan alat kelengkapan dewan. Padahal secara histori, PKB merupakan partai koalisi besar dengan PDIP mulai tingkat pusat hingga bawah. "Harusnya PDIP mempertimbangkan histori, bukan malah mengedepankan kepentingan pragmatis sesaat saja," ujar Mahfudz.

"Pada periode lalu pkb mendapatkan posisi ketua komisi b, seharusnya minimal bisa bertahan pada periode ini juga bisa mendapatkan posisi ketua, namun yang terjadi malah turun," tutur Mahfudz. Menurutnya, hal itu menjadikan kegagalan tim loby yang ditunjuk partai, yang merupakan kalangan petahanan yakni Laila Mufidah, Minun Latief dan Camelia Habibah.

Sementara itu Baktiono, ketua fraksi PDIP menegaskan, pembagian pimpinan alat kelengkapan DPRD Surabaya sudah final dan minggu depan akan diumumkan. Untuk koalisi, PDIP membangun koalisi dengan mitra koalisi yang setia. "Dalam koalisi ini,memang ada beberapa fraksi yang ditinggal dan PDIP mengambil sikap tegas, tanpa melakukan perundingan," lanjut Baktiono.(end)







Berita Terkait


Pimpinan Komisi Finish, PDIP Tinggalkan PKB


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber