Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Wisata Kali Gandong Beraroma Limbah Kulit
Kamis, 12-09-2019 | 05:15 wib
Oleh : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Warga yang tinggal di sepanjang Sungai Gandong Magetan, kembali melakukan protes, karena bau limbah penyamakan kulit. Protes yang dilakukan selama ini, belum ada solusi yang jelas dari pemerintah. Meskipun protes itu sudah dilakukan sejak tahun 2000-an.

Warga lingkungan Kauman Kelurahan Magetan Kecamatan Kabupaten Magetan, memasang banner bertuliskan selamat datang di objek wisata baru Kali Gandong. Di salah satu sudut jalan sepanjang Sungai Gandong Magetan.

Namun bukan murni untuk destinasi wisata, namun ini sebagai protes warga yang tinggal sepanjang Sungai Gandong, karena pembuangan limbah industri penyamakan kulit yang menimbulkan bau tidak sedap.

Ketua RW 03 Kelurahan Magetan, Muhammad Iqbal, menjelaskan, pembuangan limbah industri penyamakan kulit ke Sungai Gandong, semakin parah saat kemarau. Karena air di Sungai Gandong sudah mengering, sehingga menimbulkan bau yang sangat menyengat.

"Ini bukan yang pertama kalinya. Protes warga sekitar sudah dilakukan sejak tahun 2000-an. Namun tetap tidak ada penanganan dari pemerintah. Di seputar Sungai Gandong, ada dua industri penyamakan kulit, yaitu milik pemerintah provinsi dan carma," kata Muhammad Iqbal, Ketua RW 03 Kelurahan Magetan.

Pantauan Jtv di sepajang Sungai Gandong, air limbah penyamakan kulit memang langsung dibuang ke aliran sungai. Kondisi air sungai yang hampir mengering, menimbulkan bau yang sangat menyengat.

Tidak hanya berubah warna, permukaan air sudah tertutup limbah penyamakan kulit. Warga berharap pemerintah turun tangan, agar pabrik penyamakan kulit tidak seenaknya membuang limbah ke sungai.(end)



Berita Terkait


Wisata Kali Gandong Beraroma Limbah Kulit


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber