Berita Terbaru :
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
   

Miskin Kakek Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Kuburan
Peristiwa  Kamis, 12-09-2019 | 04:24 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Akibat kemiskinan, seorang warga di Jombang terpaksa harus tinggal di sebuah gubuk di tanah kuburan umum. Warga miskin ini menjadi korban program transmigrasi yang sudah pernah dilakukannya. Saat kembali, kakek ini sudah tidak punya rumah karena sudah terjual saat ditinggal bertransmigrasi ke Kalimantan, puluhan tahun silam.

Gubuk ini dibangun oleh masyarakat, karena Imam Ghozali (72) sudah tidak punya pekarangan dan rumah setelah kembali dari Kalimantan. Setelah istrinya meninggal di Kalimantan, Imam Ghozali kembali pulang ke kampung asalnya.

Sudah sekitar 6 tahun kakek ini tinggal di gubuk. Karena tidak punya pekerjaan, untuk makan sehari-hari Imam Ghozali hanya mengandalkan pemberian orang.

"Kami telah beberapa kali mengajukan bantuan untuk Imam Ghozali, namun selalu gagal," ujar Zaenudin, Kepala Dusun. Kondisi Imam Ghozali terbantu dari pemberian warga. Sehingga kakek yang tidak memiliki anak ini bisa bertahan hidup.

Pria ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam bentuk apapun. Meksipun sebagai penduduk resmi dan memiliki KTP serta kartu kepala keluarga, kakek ini terpaksa harus bertahan di gubuk bambunya dengan mengharap belas kasihan orang.(end)



Berita Terkait

Miskin Kakek Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Kuburan
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  14 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  6 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber