Berita Terbaru :
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Menolak Keluar, Penghuni Lama Diblokir Pemenang Lelang
Metropolis  Rabu, 11-09-2019 | 17:51 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Drama sengketa rumah di Dukuh Menanggal Surabaya, akhirnya berakhir melalui mediasi Polsek Gayungan. Seorang penghuni rumah yang mengaku bersama anak dan istrinya, sempat diblokir menggunakan papan oleh pihak pemenang lelang selama 2 hari, lantaran menolak keluar.

Setelah sempat dikabarkan terjadi pemblokiran, kini drama sengketa rumah di Dukuh Menanggal Surabaya akhirnya menemukan fakta sebenarnya. Awalnya, seorang penghuni yang mengaku bersama anak dan istrinya, terblokir di dalam rumah sengketa.

Reza Pahlevi, penghuni lama ini mengeluh, telah terisolasi di dalam rumah itu, karena akses keluar telah ditutup rangka besi dan papan setinggi 3 meter. Ia mengaku, pemblokiran ini karena ia tidak mampu membayar hutang sekitar Rp 700 juta, dan disita karena menjadi jaminan kredit bank. Sehingga dilelang ke pihak ketiga. Karena belum ada putusan eksekusi oleh pihak Pengadilan Negeri, maka Reza memutuskan untuk bertahan.

"Rumah yang dihuni Reza telah menjadi hak milik saya melalui pemenangan lelang serta sertifikat rumah dari bank," ujar Lie Andry. Ia juga telah berulang kali melakukan upaya mediasi ke penghuni lama dengan mengajak Ketua RT dan RW setempat.

Namun, upaya mediasi itu mendapat penolakan dari penghuni lama. Upaya terakhir Lie Andry adalah menutup akses pintu keluar dengan rangka besi dan papan setinggi 3 meter, setelah Reza sempat membongkar dan mengganti kunci yang dipasang pemenang lelang.

Sengketa rumah ini berakhir pada Rabu siang (11/9). Pemblokiran pagar akhirnya dibongkar, setelah pihak Polsek Gayungan melalukan mediasi. Meskipun telah dibongkar, penghuni lama masih ngotot bertahan di dalam rumah. Pihak pemenang lelang pun memilih untuk menunggu keputusan eksekusi dari Pengadilan Negeri Surabaya.(end)




Berita Terkait

Ahli Waris Pasang Papan Nama di Lahan Yang Dikuasai Salah Satu BUMN

Seorang Janda Menangis Mendatangi Pengadilan dan Bupati Mohon Keadilan

Hakim Sidang di Lokasi Sengketa Pembebasan Tanah Jalan Raya Wiyung

Hakim Gelar Sidang di Lokasi Perkara Nenek Gugat Keponakan
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  7 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  6 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  5 jam

Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Ekonomi Dan Bisnis  2 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber