Berita Terbaru :
KPU Mulai Distribusikan Logistik ke Kecamatan
Sebanyak 22.126 Petugas Penyelenggara Pilkada Tuban Jalani Rapit Test
Ibu Setengah Baya Tertangkap Basah Curi Ikan
Sopir Bus Jalani Tes Kesehatan Dengan Prokes Ketat
Polres Malang Koordinasi Masa Tenang Rawan Money Politic
Covid 19 Melonjak Kapolda Akan Intensifkan Operasi Yustisi
Ekskavasi Situs Sumberbeji Tahap Tiga Berakhir
   

PNS Harus Mundur Bila Maju Kepala Daerah
Pilkada  Rabu, 11-09-2019 | 17:36 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Aang Kunaifi, Komisioner Bawaslu Jatim.
Surabaya pojokpitu.com, Bawaslu Jawa Timur meminta PNS yang maju dalam pilkada serentak di tahun 2020 nanti, untuk mengundurkan diri setelah resmi mendaftarkan diri di KPU. Bawaslu juga meminta aparatur sipil negara untuk netral. Hal tersebut diungkapkan anggota Bawaslu usai bertemu dengan Gubernur Jatim di Gedung Grahadi Surabaya.

Bawaslu Jawa Timur masih terkendala dengan anggaran untuk proses tahapan pengawasan dalam pelaksanaan pilkada 2020 di 19 kabupaten kota di Jatim. Saat ini, masih ada beberapa kabupaten kota yang anggaran untuk pengawasan belum ada, sehingga belum bisa berkerja.

Melihat kondisi itu, Aang Kunaifi, Komisioner Bawaslu Jatim, bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Grahadi Surabaya (11/9). Gubernur Jawa Timur sendiri akan segera berkoordinasi dengan Kemendagri untuk anggaran Bawaslu.

"Kami menyampaikan kepada Gubernur bahwa PNS yang mencalonkan diri dalam pilkada serentak nanti, untuk mengudurkan diri dan tidak memanfaatkan program pemerintah untuk menaikan popularitas," tutur Aang Kunaifi

Bawaslu juga meminta PNS untuk netral dalam pilkada serentak nanti. Bawaslu mengaku siap menyongsong pilkada serentak di tahun 2020 nanti.(end)




Berita Terkait

PNS Harus Mundur Bila Maju Kepala Daerah

Calon Kepala Daerah Diminta Buat Program Perlindungan Anak

PDIP Keluarkan 6 Rekom Calon Kepala Daerah di Jatim
Berita Terpopuler
Covid 19 Melonjak Kapolda Akan Intensifkan Operasi Yustisi
Covid-19  5 jam

Polres Malang Koordinasi Masa Tenang Rawan Money Politic
Malang Raya  5 jam

Sopir Bus Jalani Tes Kesehatan Dengan Prokes Ketat
Malang Raya  3 jam

Ekskavasi Situs Sumberbeji Tahap Tiga Berakhir
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan

Covid Meningkat, Tatap Muka SMA/SMK Dihentikan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber