Berita Terbaru :
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
   

Tim Cobra Segel Bangunan Milik Karyadi Bos MLM
Mataraman  Rabu, 11-09-2019 | 11:38 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Tim Cobra Polres Lumajang, mengamankan sebuah bangunan besar milik bos PT Amoeba Qnet di Madiun. Penyegelan untuk menghindari adanya pemindahan barang bukti.

Penyegelan ini dipimpin langsung oleh AKP Hasran, Kasat Reskrim Polres Lumajang. Bangunan besar di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, diduga dijadikan lokasi penyekapan seorang anak. Hingga akhirnya korban berhasil lolos melalui jendela. Serta di bangunan ini dijadikan lokasi cuci otak calon member bisnis piramida yang dijalankan Mohamad Kariyadi.
 
Tim Cobra Polres Lumajang juga mendatangi rumah mewah bos PT Amoeba QNet Mohammad Karyadi, yang berjarak beberapa meter dari bangunan sebelumnya. Namun upaya melakukan penggeledahan rumah mewah bergaya eropa ini, terkendala. Sebab pintu pagar terkunci, dan tidak ada satupun penguninya. 
 
Menurut AKP Hasran, terbongkarnya bisnis piramida yang dilakukan Kariyadi, berawal dari laporan adanya anak hilang bulan Juli lalu. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata tidak ditemukan adanya unsur penculikan. Sebab, korban meninggalkan rumah untuk bekerja di rumah Kariyadi. "Namun dibalik itu, kami mencium bisnis ilegal yang dilakukan Kariyadi," kata AKP Hasran.
 
Gagal masuk ke rumah Kariyadi, tim cobra berusaha mencari member lainnya, di Desa Kaibon. Namun 2 orang member yang kost di rumah salah satu warga itu sudah menghilang. Polisi, hanya menemukan buku berisi daftar calon member di kamar. (pul)



Berita Terkait

Tim Cobra Segel Bangunan Milik Karyadi Bos MLM
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  11 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  1 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  35 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber