Berita Terbaru :
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Kantor Bank Jatim Cabang Bojonegoro Tutup 3 Hari Akibat Pegawai Positif Covid -19
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Bupati Tuban Bersama Forkopimda Gowes Bareng dan Bagikan Masker
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
   

Tidak Ada Penderita Baru, Pemkab Pacitan Klaim Penanganan Hepatitis A Tuntas
Kesehatan  Rabu, 11-09-2019 | 04:12 wib
Reporter : Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Status kejadian luar biasa wabah hepatitis A di Kabupaten Pacitan hingga kini belum di cabut. Sementara, dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, tidak di temukan adanya penderita baru.

Pemerintah Kabupaten Pacitan mengklaim penanganan wabah hepatitis, khususnya di wilayah endemis penyeberanya, yakni Sudimoro dan Ngadirojo cukup berhasil.

Meski begitu, pemerintah musti memastikan agar  warga mengkonsumsi air bersih untuk menghindari munculnya virus yang dikenal cepat menular tersebut. Terlebih di musim kemarau, krisis air menjadi bencana rutinan hampir di seluruh Kecamatan Sudimoro.

Bupati Pacitan, Indartato, menyebut, droping air ke masing-masing wilayah kekeringan, saat ini terkendala medan dan minimnya kendaraan. Pasalnya dari sekitar 50 desa krisis air, hanya di backup oleh 6 tangki milik BPBD dan PDAM.

"Selain itu, air bersih bagi warga belum tercukupi jika hanya mengandalkan kiriman bantuan. Untuk itu, perlu diberikan solusi jangka panjang, seperti pembuatan sumur bor dan embung," kata Indarto.

Meski tidak ada penderita baru hepatitis A, namun Pemkab Pacitan masih menunggu 2 kali masa inkubasi. Status KLB baru bisa dicabut sekitar 10 Oktober 2019. (yos)




Berita Terkait

Tidak Ada Penderita Baru, Pemkab Pacitan Klaim Penanganan Hepatitis A Tuntas
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  6 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  8 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  4 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  17 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber