Berita Terbaru :
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
   

Tidak Ada Penderita Baru, Pemkab Pacitan Klaim Penanganan Hepatitis A Tuntas
Kesehatan  Rabu, 11-09-2019 | 04:12 wib
Reporter : Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Status kejadian luar biasa wabah hepatitis A di Kabupaten Pacitan hingga kini belum di cabut. Sementara, dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, tidak di temukan adanya penderita baru.

Pemerintah Kabupaten Pacitan mengklaim penanganan wabah hepatitis, khususnya di wilayah endemis penyeberanya, yakni Sudimoro dan Ngadirojo cukup berhasil.

Meski begitu, pemerintah musti memastikan agar  warga mengkonsumsi air bersih untuk menghindari munculnya virus yang dikenal cepat menular tersebut. Terlebih di musim kemarau, krisis air menjadi bencana rutinan hampir di seluruh Kecamatan Sudimoro.

Bupati Pacitan, Indartato, menyebut, droping air ke masing-masing wilayah kekeringan, saat ini terkendala medan dan minimnya kendaraan. Pasalnya dari sekitar 50 desa krisis air, hanya di backup oleh 6 tangki milik BPBD dan PDAM.

"Selain itu, air bersih bagi warga belum tercukupi jika hanya mengandalkan kiriman bantuan. Untuk itu, perlu diberikan solusi jangka panjang, seperti pembuatan sumur bor dan embung," kata Indarto.

Meski tidak ada penderita baru hepatitis A, namun Pemkab Pacitan masih menunggu 2 kali masa inkubasi. Status KLB baru bisa dicabut sekitar 10 Oktober 2019. (yos)




Berita Terkait

Tidak Ada Penderita Baru, Pemkab Pacitan Klaim Penanganan Hepatitis A Tuntas
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  5 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  12 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  4 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  4 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber