Berita Terbaru :
Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampung
Kedapatan Akan Mudik, Satu Keluarga Asal Sidoarjo Diminta Putar Balik
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Patut Dicontoh, Mantan Pengamen Raih Gelar Sarjana Hukum Terbaik di Unair
Sosok  Senin, 09-09-2019 | 04:22 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Noviana mantan pengamen berhasil menjadi sarjana hukum Universitas Airlangga Surabaya. Foto Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Menjadi pengamen tidak menyurutkan semangat Noviana, mahasiswi cantik asal Surabaya untuk meraih gelar sarjana. Lewat kegigihannya, Noviana berhasil meraih gelar wisudawan terbaik predikat cumlaude, Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.

Noviana lahir dari keluarga kurang mampu. Sejak kecil Noviana harus turun ke jalan, menjadi pengamen. Meski kondisi perekonomian keluarga kurang beruntung, namun Noviana tak pernah berkecil hati.

Di masa kecilnya, setiap hari mengikuti kedua kakaknya mengamen di perempatan Ngagel Jaya sejak pagi hingga sore hari. Pilihan untuk mengadu nasib di jalanan dengan menjadi pengamen, bermula saat kedua orang tuanya mengalami sakit keras.

Berbagai cerita jalananpun sempat dialami Noviana asal Menur Pumpungan Surabaya ini. Salah satunya sempat diringkus oleh Satpol PP Kota Surabaya. Namun siapa sangka, bahwa kejadian tersebut, justru menjadi gerbang bagi kesuksesan Noviana.

Saat dikumpulkan bersama anak jalanan lainnya, Noviana didatangi oleh seseorang, yang siap memberikan beasiswa sekolah hingga lulus. Serta memberikan pekerjaan kepada ayahnya. Dengan Syarat Noviana berhenti menjadi pengamen.

Jejak manispun mulai dirajut oleh Novi, saat berhasil memasuki bangku kuliah di Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya. Untuk mencukupi kebutuhan perkuliahannya, berbagai hal dilakukan, seperti berdagang barang, menjadi pelatih olahraga panah di salah satu klub memanah Surabaya, hingga magang di unit Konsultasi dan Bantuan Hukum (UKBH) Fakultas Hukum Unair.

Beruntung, menginjak semester 5, Noviana menerima beasiswa perusahaan Chaeron Pokphand Indonesia yang menunjang pendidikannya hingga akhir perkuliahan. Kegigihan Noviana akhirnya membuahkan hasil. Pada hari Jumat (6/9) kemarin, Noviana diwisuda sebagai wisudawan terbaik predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 di Fakultas Hukum, Universitas Airlangga Surabaya. Kini, Noviana memulai karirnya di salah satu kantor advokat.

Tak berhenti hanya di gelar sarjana, Noviana mengaku, dirinya ingin melanjutkan ke program Sarjana Strata 2, dan ingin mengejar cita-citanya mendaftar sebagai hakim.

Sementara Karyatiningsih, ibu Noviana mengatakan, sebenarnya sebagai seorang ibu tak tega melihat anaknya mengamen demi membantu perekonomian keluarga. Namun melihat tekad anak-anaknya, iapun hanya bisa mendoakan, agar sang anak berhasil kelak.

Berita Terkait

Patut Dicontoh, Mantan Pengamen Raih Gelar Sarjana Hukum Terbaik di Unair

Pengamen Trenggalek Ciptakan Lagu Untuk Khofifah dan Emil

Razia Pengemis, Petugas Temukan Peminta Sumbangan Naiki Mobil Sedan

Satpol PP Gelar Razia Pengamen
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  13 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  8 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  11 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber