Berita Terbaru :
Warung Makan Gratis, Bantu Warga di Tengah Pandemi
Survey ARC Indonesia, Elektabilitas Machfud Arifin Salip Eri Cahyadi
Anggota Fraksi Demokrat Turun Gunung All Out Menangkan Paslon No 1 di Pilkada Pacitan
Tol Krian Kebomas Gresik Sudah Beroperasi Per Desember
Kota Batu Masuk Zona Merah, Ketua Satgas Covid Sebut Ini Penyebabnya
Tersesat Saat Berusaha Kabur, Dua Maling Diamuk Massa
Penjagaan Logistik di Kecamatan Dijaga Selama 24 Jam
Warga Buduran Meninggal Dunia Saat Berolahraga
Antisipasi Kerawanan Pilkada, KPU Belum Distribusikan Surat Suara
Apel Pengamanan dan Simulasi Pilkada Dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Jelang Pilwali, Kadinkes Bagikan Penghargaan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Jaga Netralitas
Sejumlah Sekolah Masih Adakan Tatap Muka
Kenaikan Covid di Jatim Mencapai 460 Orang
Kapolres Malang Cek Kesiapan Bahan Material Pemungutan Suara
   

Kejari Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembangunan RKB SDN II Banyuanyar
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 07-09-2019 | 11:20 wib
Reporter : Ali Muhdor
Sampang pojokpitu.com, Setelah AR dan MEW, Kejaksaan Negeri Sampang menahan tersangka baru kasus penarikan fee proyek pembangunan ruang kelas baru SDN II Banyuanyar Kota Sampang.

Tersangka adalah EP yang terbukti bersalah dalam pengembangan kasus tindak pidana korupsi penarikan fee proyek pembangunan ruang kelas. EP diketahui mempunyai peran ganda.

Selain menjadi kepala sekolah SDN IV dan V Banyuanyar, tersangka juga berperan menjadi koordinator penarikan fee proyek RKB yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019.

Kasi Pidsus Kejari Sampang, Edi Sutomo, mengatakan penahanan terhadap tersangka EP merupakan hasil pengembangan penyidikan terhadap tersangka AR dan MEW.

"Dua tersangka ini merupakan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (disdik) Sampang yang juga ditahan di rumah tahanan Kelas II B Sampang," kata Edi Sutomo.

Tersangka EP ditahan di Rutan Kelas II B Sampang, tersangka dijerat pasal 21 ayat 1 kitab undang-undang hukum acara pidana (kuhap), dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (yos)



Berita Terkait

Mantan Kepala Disdik Sampang Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan

Kejari Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembangunan RKB SDN II Banyuanyar

Kejari Sampang Langsung Geledah Ruang Sarpras Kasi SD

JCW Laporkan Dugaan DD 580 Juta ke Kejari Sampang
Berita Terpopuler
Kawanan Begal Todongan Pistol Rampas Motor Milik Remaja
Peristiwa  9 jam

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Peristiwa  10 jam

Survey The Republic Institute: Penantang Berpeluang Terpilih
Pilkada  7 jam

Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Politik  5 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Alam Awan Berbentuk Cincin Ramai Diperbincangkan
Pojok Pitu

Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Jatim Awan

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber