Berita Terbaru :
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Pusat Oleh-Oleh Haji dan Umroh Alami Kerugian Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
   

Musim Tanam 1, Dispertahotbun Bangkalan Prediksi Hasil Produksi Capai 28.390,5 Ton
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 07-09-2019 | 09:21 wib
Reporter : Moch.Sahid
Bangkalan pojokpitu.com, Jelang awal musim tanam 1 (MT 1) yang diperkirakan awal Oktober-Nopember 2019, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura Dan Perkebunan (Dispertahotbun) Kabupaten Bangkalan akan mencoba menanam padi secara tumpang sari untuk meningkatkan hasil komoditi petani, serta memprediksi hasil produksi pada masa tanam Oktober 2019 sampai Juli 2020 akan mencapai 28.390,5 ton dengan prediksi luas panen 47.675 hektar.

Pada tahun 2018, dari luas tanam 53.387 hektar dan luas panen 41.679 hektar produksifitas padi di Kabupaten Bangkalan menghasilkan 24.786,7 ton gabah dengan provitas sebesar 59,47 kwintal per hektar.

Menjelang masa tanam 1 (MT 1) yang diperkirakan awal Nopember mendatang, Dispertahotbun Kabupaten Bangkalan dengan lahan seluas 500 hektar akan mencoba menanam padi tumpang sari dengan jagung sehingga petani tidak hanya panen satu komoditi tetapi beberapa komoditi.

Di musim kemarau, Dispertahotbun juga mewaspadai terjadinya puso sehingga sudah meminta bantuan bibit benih ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur sebagai persiapan awal tanam di musim hujan pertama.

G.Heri Susianto SP.MMP, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispertahotbun Kabupaten Bangkalan mengatakan, musim tanam Oktober - Juli dengan prediksi luas lahan 51.745 hektar , prediksi luas tanam 47.675 hektar hasil produksi diprediksi akan mencapai 28.390,5 ton dengan provitas sebesar 59,56 kwintal per hektar.

Sedangkan cara tanam petani di Kabupaten Bangkalan ada dua cara. Pertama, cara gorah, yaitu gogo rancah sistemnya pada hujan pertama tanaman bisa langsung ditabur. Kedua cara uritan, yaitu tanah diolah dulu baru diurit, setelah 20 hari tanaman dipindah lahan yang mau ditanami. Selain itu, pula juga menganjurkan sistem tanam jajar legowo kepada para petani untuk meningkatkan hasil produksi padinya.(end)

Berita Terkait

Musim Tanam 1, Dispertahotbun Bangkalan Prediksi Hasil Produksi Capai 28.390,5 Ton
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  14 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  11 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  10 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber