Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Usai Operasi Patuh, Ribuan Masyarakat Antri Sidang Tilang
Jum'at, 06-09-2019 | 16:29 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Sejak diberlakukan Operasi Patuh Semeru 2019 yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Sidoarjo, jumlah pelanggaran yang sidang hari ini mencapai enam ribu pelanggar. Hingga terjadi antrian panjang warga yang mengambil SIM dan STNK di Kejaksaan Negeri Sidoarjo, pasca sidang selesai.

Antrian panjang warga yang menunggu sejak pagi tampak di Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Mereka tengah mengambil SIM atau STNK yang ditilang oleh petugas Satlantas, karena melakukan pelanggaran pada saat Operasi Patuh Semeru 2019 berlangsung.
 
Antrean panjang tilang yang dibuka sejak pukul 8 pagi, bahkan terus saja mengular hingga siang hari. Lidya, salah satu pelanggar dari Surabaya, bahkan mengaku sudah mengantri sejak pagi hari untuk mengambil surat kelengkapan kendaraan bermotornya yang pada saat Operasi Patuh Semeru tak membawa SIM.
 
"Bila hari biasa antrian tilang berkisar di angka 2 ribu pelanggar tilang yang mengantri. Namun kali ini angkanya melonjak hingga tiga kali lipat, hingga 6 ribu berkas diterima pihak kejaksaan dari para pelanggar," kata Ridwan , Jaksa Kejari Sidoarjo.
 
Pihak Kejari Sidoarjo menghimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan unggulan Kejari Sidoarjo, yakni booking tilang melalui call center, sehingga mereka bisa datang sesuai jam antrian yang dia peroleh. (end)

Berita Terkait


42 Ribu Pengendara Ditilang Selama Operasi Patuh Semeru 2019

Usai Operasi Patuh, Ribuan Masyarakat Antri Sidang Tilang

Urus Surat Tilang, Ribuan Pelanggar Lalu Lintas Datangi Kejari Madiun

Seorang Pelajar Ponorogo Pingsan Saat Antrian Sidang Tilang


Ratusan Pelajar Ponorogo Mengikuti Sidang Tilang

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber