Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Pengemudi Ojek Online di Malang Jadi Kurir Ganja
Jum'at, 06-09-2019 | 15:00 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang meringkus kurir jaringan nasional yang sudah 2 kali mengirimkan secara ranjau kepada pemesannya di wilayah Kabupaten Malang (6/9).

Pelaku yang merupakan sopir ojek online ini menerima barang dari bandar asal Medan, melalui ekspedisi yang dialamatkan di rumahnya. Kemudian, akan diranjau untuk diambil pemesannya, yang tiap 1 kg mendapatkan upah Rp 500 ribu.

Pengiriman yang dibungkus paketan pakaian online ini guna mengelabuhi petugas. Pelaku diamankan di Jalan Raya Pakisaji dengan 2 kg ganja kering.

Letkol (Laut) Agus Musrichin, Kepala BNNK Malang menjelaskan, pelaku adalah MS (20) warga Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Paketan ganja dikemas kedalam pakaian berupa celana ukuran sepertiga yang dibalut celana tersebut. Tujuannya, mengelabuhi petugas dan dikirimkan ke masing-masing kurir yang ada di Malang Raya.

"Mendapatkan informasi dari BNN Pusat adanya pengiriman ganja berjumlah kiloan, maka BNN gabungan di Malang Raya kemudian mulai menyisir setiap ekspedisi. Bea Cukai Kanwil 2 Malang turut membantu, yang akhirnya bisa membongkar jaringan tersebut," kata Letkol (Laut) Agus Musrichin.

Penangkapan MS dilakukan di wilayah Jalan Raya Pakisaji saat mengendarai mobil. MS diberhentikan dan digeledah petugas BNNK Malang. Hasilnya, pelaku membawa 2 kg ganja kering yang akan dikirimkan kepada pemesannya melalui sistem ranjau. Setelah itu, MS mendapatkan transfer dari bandar sesuai barang yang dikirim.

"Untuk tiap kilogramnya, kurir ini akan mendapatkan upah Rp 500 ribu. Dari 2 kg ganja tersebut, ia akan dibayar Rp 1 juta. Namun NM kini harus mendekam di sel tahanan," imbuhnya.

BNN Pusat masih mengembangkan kasus tersebut guna menangkap bandar besar asal medan tersebut. Berbagai modus telah dipakai bandar dalam pengiriman supaya lolos pemeriksaan.

Atas perbuatannya, pelaku kurir jaringan nasional ini akan diganjar dengan Pasal 114 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 5-20 tahun kurungan penjara, atau maksimal hukuman mati.

Berita Terkait


Pengemudi Ojek Online di Malang Jadi Kurir Ganja

Tak Punya Uang Untuk Beli Kopi, Ahmad Mustaqim Nekat Jadi Kurir Ganja

Menjadi Kurir Ganja, Remaja 17 Tahun Divonis 6 Tahun Penjara


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber