Berita Terbaru :
Pengangguran Jadi Pembobol Rumah Untuk Biaya Hidup
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
DPUPR Klaim Proyek Sambungan Perpipaan Beda Dengan Program PDAM
Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Hilang Kendali, Truk Boks Tabrak Pohon Hingga Terguling
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Kantor Bank Jatim Cabang Bojonegoro Tutup 3 Hari Akibat Pegawai Positif Covid -19
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
   

Pengemudi Ojek Online di Malang Jadi Kurir Ganja
Peristiwa  Jum'at, 06-09-2019 | 15:00 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang meringkus kurir jaringan nasional yang sudah 2 kali mengirimkan secara ranjau kepada pemesannya di wilayah Kabupaten Malang (6/9).

Pelaku yang merupakan sopir ojek online ini menerima barang dari bandar asal Medan, melalui ekspedisi yang dialamatkan di rumahnya. Kemudian, akan diranjau untuk diambil pemesannya, yang tiap 1 kg mendapatkan upah Rp 500 ribu.

Pengiriman yang dibungkus paketan pakaian online ini guna mengelabuhi petugas. Pelaku diamankan di Jalan Raya Pakisaji dengan 2 kg ganja kering.

Letkol (Laut) Agus Musrichin, Kepala BNNK Malang menjelaskan, pelaku adalah MS (20) warga Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Paketan ganja dikemas kedalam pakaian berupa celana ukuran sepertiga yang dibalut celana tersebut. Tujuannya, mengelabuhi petugas dan dikirimkan ke masing-masing kurir yang ada di Malang Raya.

"Mendapatkan informasi dari BNN Pusat adanya pengiriman ganja berjumlah kiloan, maka BNN gabungan di Malang Raya kemudian mulai menyisir setiap ekspedisi. Bea Cukai Kanwil 2 Malang turut membantu, yang akhirnya bisa membongkar jaringan tersebut," kata Letkol (Laut) Agus Musrichin.

Penangkapan MS dilakukan di wilayah Jalan Raya Pakisaji saat mengendarai mobil. MS diberhentikan dan digeledah petugas BNNK Malang. Hasilnya, pelaku membawa 2 kg ganja kering yang akan dikirimkan kepada pemesannya melalui sistem ranjau. Setelah itu, MS mendapatkan transfer dari bandar sesuai barang yang dikirim.

"Untuk tiap kilogramnya, kurir ini akan mendapatkan upah Rp 500 ribu. Dari 2 kg ganja tersebut, ia akan dibayar Rp 1 juta. Namun NM kini harus mendekam di sel tahanan," imbuhnya.

BNN Pusat masih mengembangkan kasus tersebut guna menangkap bandar besar asal medan tersebut. Berbagai modus telah dipakai bandar dalam pengiriman supaya lolos pemeriksaan.

Atas perbuatannya, pelaku kurir jaringan nasional ini akan diganjar dengan Pasal 114 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 5-20 tahun kurungan penjara, atau maksimal hukuman mati.

Berita Terkait

Pengemudi Ojek Online di Malang Jadi Kurir Ganja

Tak Punya Uang Untuk Beli Kopi, Ahmad Mustaqim Nekat Jadi Kurir Ganja

Menjadi Kurir Ganja, Remaja 17 Tahun Divonis 6 Tahun Penjara
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  8 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  5 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  9 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber