Berita Terbaru :
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
   

Pengemudi Ojek Online di Malang Jadi Kurir Ganja
Peristiwa  Jum'at, 06-09-2019 | 15:00 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang meringkus kurir jaringan nasional yang sudah 2 kali mengirimkan secara ranjau kepada pemesannya di wilayah Kabupaten Malang (6/9).

Pelaku yang merupakan sopir ojek online ini menerima barang dari bandar asal Medan, melalui ekspedisi yang dialamatkan di rumahnya. Kemudian, akan diranjau untuk diambil pemesannya, yang tiap 1 kg mendapatkan upah Rp 500 ribu.

Pengiriman yang dibungkus paketan pakaian online ini guna mengelabuhi petugas. Pelaku diamankan di Jalan Raya Pakisaji dengan 2 kg ganja kering.

Letkol (Laut) Agus Musrichin, Kepala BNNK Malang menjelaskan, pelaku adalah MS (20) warga Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Paketan ganja dikemas kedalam pakaian berupa celana ukuran sepertiga yang dibalut celana tersebut. Tujuannya, mengelabuhi petugas dan dikirimkan ke masing-masing kurir yang ada di Malang Raya.

"Mendapatkan informasi dari BNN Pusat adanya pengiriman ganja berjumlah kiloan, maka BNN gabungan di Malang Raya kemudian mulai menyisir setiap ekspedisi. Bea Cukai Kanwil 2 Malang turut membantu, yang akhirnya bisa membongkar jaringan tersebut," kata Letkol (Laut) Agus Musrichin.

Penangkapan MS dilakukan di wilayah Jalan Raya Pakisaji saat mengendarai mobil. MS diberhentikan dan digeledah petugas BNNK Malang. Hasilnya, pelaku membawa 2 kg ganja kering yang akan dikirimkan kepada pemesannya melalui sistem ranjau. Setelah itu, MS mendapatkan transfer dari bandar sesuai barang yang dikirim.

"Untuk tiap kilogramnya, kurir ini akan mendapatkan upah Rp 500 ribu. Dari 2 kg ganja tersebut, ia akan dibayar Rp 1 juta. Namun NM kini harus mendekam di sel tahanan," imbuhnya.

BNN Pusat masih mengembangkan kasus tersebut guna menangkap bandar besar asal medan tersebut. Berbagai modus telah dipakai bandar dalam pengiriman supaya lolos pemeriksaan.

Atas perbuatannya, pelaku kurir jaringan nasional ini akan diganjar dengan Pasal 114 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 5-20 tahun kurungan penjara, atau maksimal hukuman mati.

Berita Terkait

Pengemudi Ojek Online di Malang Jadi Kurir Ganja

Tak Punya Uang Untuk Beli Kopi, Ahmad Mustaqim Nekat Jadi Kurir Ganja

Menjadi Kurir Ganja, Remaja 17 Tahun Divonis 6 Tahun Penjara
Berita Terpopuler
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  1 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  1 jam

Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  12 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber