Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Pelaku Andria Adiansah dijerat pasal 28 ayat 2 dan pasal 45 ayat 2 undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Andria Adiansah terancam hukuman 6 tahun penjara, dan kini meringkuk di tahanan Polda Jawa Timur. Foto Yus
Sebar Hoax Kasus Papua, Youtubers Ditangkap Polisi
Jum'at, 06-09-2019 | 11:39 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Sebar hoax terkait kasus papua di Surabaya melalui media sosial, seorang youtubers diringkus jajaran Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Andria Adiansah (25) asal Kebumen Jawa Tengah, terpaksa meringkuk di Sel Tahanan Polda Jawa Timur. Youtubers yang memiliki channel SPLN di youtube ini diketahui menyebarkan berita bohong atau hoax di media sosial.

Pelaku mengupload kolase foto yang didubing menjadi sebuah video. Karena tak sesuai dengan fakta sebenarnya, video yang berkaitan dengan insident mahasiswa Papua di Surabaya ini, menuai masalah. Polisi pun bertindak tegas dan menangkap youtubers ini di Kebumen Jawa Tengah.

Menurut AKBP Armand Asmara Syarifudin, Wadireskrimsus Polda Jawa Timur, karena video yang berjudul Tolak Kibarkan Bendera Merah Putih, Asrama Kalasan Digeruduk Warga, adalah hoaks, maka pelaku Andria Adiansah harus bersinggungan dengan hukum. "Dari tangan tersangka ini, kami mengamankan barang bukti berupa akun chanel bernama SPLN dan video pelaku  yang di unggah di media sosial youtube serta foto pelaku," kata AKBP Armand Asmara Syarifudin.
 
Akibat ulahnya, pelaku dijerat pasal 28 ayat 2 dan pasal 45 ayat 2, undang-undang No 19 tahun 2016 tentang ITE, dan diancam hukuman 6 tahun penjara. Sebelumnya Polda Jatim menetapkan tiga tersangka pelaku pengepungan di Asrama Papua jalan Kalasan Tri Susanti, ASN Pemkot Surabaya, Syamsul Arifin dan tersangka lain Veronica Koman, yang saat ini menjadi buron. (pul)



Berita Terkait


Istri Anggota POM TNI AU Diperiksa Polisi Terkait Ujaran Kebencian

Sebar Hoax Kasus Papua, Youtubers Ditangkap Polisi


Isu Hoax Penculikan Anak, Orgil Jadi Sasaran Massa

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber