Berita Terbaru :
Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka
5 Hari Ops Yustisi, Petugas Catat Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan
Dua Bapaslon Mulai Gerilya Cari Aspirasi Warga
Menpora Usulkan Stadion GBT Menjadi Kandidat Pembukaan Piala Dunia U-20
Laka Truk Vs Truk Marinir, Sopir Truk Alami Cidera
Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin
Terjaring Operasi Masker, Para Pelanggar Diberikan Pilihan Hukumannya Setelah Diceramahi Camat
Meski Panen Raya, Petani Garam Masih Merugi Karena Hujan yang Masih Turun
Kepala Pusjarah Polri Kunjungi Monument Brimob Bukti Menghalau Belanda Tahun 1949
Hari PMI, Sugiri Bagi Bagi Masker dan Susu Telor
Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial
Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid
Warga Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Sawah Belakang Puskesmas
78 Bangunan Semi Permanen Tanpa Izin Dirubuhkan
Siswi Berhenti Sekolah Karena Tidak Punya HP
   

Kecewa, Cabor Yang Dicoret Ternyata Lumbung Medali Buat Jatim
Olah Raga  Kamis, 05-09-2019 | 20:09 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Surabaya pojokpitu.com, Wacana rasionalisasi atau pengurangan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional PON XX tahun 2020 Papua, membuat atlet dan Cabor bingung. Sebab telah terjadi dampak besar bagi pembinaan olahraga Jatim.

Cabor yang dicoret di PON papua diantarannya, ski air, catur, sepak takraw, wushu, aquatik dan aerosport. Dikuranginnya Cabor ini membuat semua bingung. Tidak hanya para atlet, Cabor - tapi juga KONI propinsi se Indonesia.  Apalagi PON 20  tahun 2020 papua tinggal 10 bulan lagi.

KONI Jatim juga tampak bingung, sebab terlanjur paling siap menyiapkan atlit di cabang olah raga ini. Mulai menggelar Pulslatda hingga ujicoba di luar negeri.  Bahkan Cabor yang harus prakwalifikasi ini telah menyelesaikan babak pra kuwalifikasinya.

Ketua Federadi Aerospirt Jatim  atau Fasi Jatim Sofyan Syaifudin menjelaskan, wacana tersebut sangat merugikan pihaknya. Dirinya merasa kasiha terhadap atlit yang telah berlatih keras, namun tidak bisa berlaka di PON.

Sofyan Syaifudin berharap ada kebijakan khusus agar cabor ini tidak dikurangi. Fasi Jatim juga akan mengajak membicarakan hal ini dengan KONI, agar tidak membuat resah banyak puhak.

Seperti diberitakan, terdapat 10 Cabor yang tidak dipertandingkan. Mulai aeromodeling, balap sepeda ,catur, polo air , bridge , sepak takraw serta wushu. (pul)

Berita Terkait

Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin

Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial

Hampir 600 Santri dan Pengasuh Ponpes Al Izzah Batu Jalani Swab Test

Kekurangan Berkas Ipong-Bambang Dan Giri-Lisdyarita
Berita Terpopuler
Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Peristiwa  9 jam

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Peristiwa  7 jam

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  8 jam

Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
Metropolis  8 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber