Berita Terbaru :
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Penjual Perlengkapan dan Oleh-Oleh Haji Terancam Rugi Puluhan Juta
   

Bisnis Q-Net Milik Karyadi Ilegal
Mataraman  Kamis, 05-09-2019 | 15:40 wib
Reporter : Tova Pradana
Berita Video : Bisnis Q-Net Milik Karyadi Ilegal
Madiun pojokpitu.com, Praktik bisnis investasi bodong Q-Net yang dijalankan oleh Karyadi di kampungnya ternyata merupakan usaha ilegal. Hal itu dinyatakan oleh pihak DPMPTSP Kabupaten Madiun saat dikonfirmasi oleh awak media.

Pemerintah Kabupaten Madiun angkat suara terkait kasus PT Amoeba Internasional dan PT Q-Net yang dijalankan oleh Karyadi. Arik Krisdiananto, Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, mengatakan, bisnis yang menawarkan alat kesehatan dengan model Money Game sistem gurita keuntungan tersebut di luar sepengetahuan Pemkab.

Sebab setelah dicek di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun, 2 nama perusahaan tersebut tidak terlacak.

"Pelacakan izin usaha dilakukan DSRI tahun 2015 hingga sekarang, maka usaha yang dijalankan warga singgahan Kecamatan Kebonsari yang memiliki rumah megah tersebut ilegal," kata Arik.

Usaha dengan memprospek ratusan orang dari warga luar Madiun itu sudah berjalan puluhan tahun. Hingga sejak terbongkar oleh Tim Cobra Jajaran Satreskrim Polres Lumajang. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Polisi Tangguhkan Penahanan Direktur PT Amoba

Polisi Lumajang Ungkap Tipu Daya PT Qnet, Begini Penjelasannya

Polisi Lumajang Tetapkan Tersangka Baru Kasus Q net

DPRD Lumajang Dukung Penuntasan Kasus Q Net
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  12 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  9 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  8 jam

TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerinta...selanjutnya
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber