Berita Terbaru :
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Polda Jatim Tetapkan Veronika Koman Sebagai Tersangka Provokasi Papua
Metropolis  Rabu, 04-09-2019 | 15:09 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Polda Jatim menilai bahwa tersangka Veronika sangat aktif di media sosial twiter, sehingga memantik kerusuhan di Papua. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Setelah menetapkan dua tersangka dalam kasus pengepungan di asrama Papua di Kalasan, kini Polda Jatim kembali menetapkan Veronika Koman sebagai tersangka. Penetapan tersangka baru ini hasil penyidikan lanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan. Dijelaskan telah menetapkan tersangka baru Veronika Koman. Tersangka Veronika terlibat aktif di media sosial twitter, saat peristiwa pengepungan asrama Papua di Kalasan Surabaya hingga memantik kerusuhan di Papua.

"Dari hasil perkembangan penyidikan dan bukti -bukti, tersangka Veronika aktif melakukan profokasi di dalam maupun luar negeri, terkait dengan pengepungan asrama Papua di kalasan Surabaya. Sebelum penetapan Veronika sebagai tersangka, kami telah memanggil 6 saksi, tiga saksi warga dan tiga diantaranya adalah saksi ahli," kata Irjen Pol Luki Hermawan.

Hingga kini, keberadaan tersangka Veronika berada di luar negeri. Untuk tindak lanjut, Polda Jatim telah bekerjasama dengan Mabes Polri, keimigrasian, Menkopolhukam, Badan Intelegent Negara, hingga Interpol,

"Bahkan dari pemantauan kami, hampir seluruh postingan terkait Papua di media sosial yang diunggah tersangka Veronika, diduga kuat bernada hoaks," tambah Irjen Pol Luki Hermawan.

Dalam kasus ini, tersangka Veronika diancam 4 pasal berlapis, yakni undang-undang informasi transaksi elektronik, undang-undang KUHP pasal 160, undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana, dan undang-undang nomor 40 tahun 2008, tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis,

Hal ini diketahui dari sejumlah bukti, mulai dari rekam jejak digital akun media sosial Veronica Koman dan laporan dari masyarakat,

Sebelumnya, tersangka Veronika Koman pernah dipangil oleh Polda Jatim sebagai saksi atas kasus ujaran kebencian yang melibatkan tersangka Tri Susanti. Namun dalam pemanggilan saksi tersebut, tersangka Veronika tidak hadir. (pul)

Berita Terkait

S-A Tersangka Rasisme Asrama Papua Tempuh Jalur Pra Peradilan

Inilah Sosok Veronica Koman, Paling Dicari Pasca Ricuh Papua

Polda Jatim Tetapkan Veronika Koman Sebagai Tersangka Provokasi Papua

Ditahan, PNS Pemkot Surabaya Meminta Maaf pada Warga Papua
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  3 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber