Berita Terbaru :
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Penjual Perlengkapan dan Oleh-Oleh Haji Terancam Rugi Puluhan Juta
TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerintah
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
   

Polisi Tembak Pelaku Penyekapan Anak di Bawah Umur
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 04-09-2019 | 11:28 wib
Reporter : Syadid Fahmi
Jember pojokpitu.com, Unit Reskrim Kepolisian Sektor Sumbersari, Jember, Selasa (3/9) petang, tangkap 3 pemuda pelaku penganiayaan terhadap anak yang masih berusia 16 tahun.

Pelaku Rafa Bigail dan Bima Ardian warga Kecamatan Kaliwates, dan Faizal Jodi warga Kecamatan Ajung Jember. Mereka ditangkap di komplek indekos area Kawasan Kampus Universitas Jember.

Penangkapan ketiga tersangka yang masih berusia atas laporan korban Wildan, seorang siswa SMP berusia 16 tahun. Karena menjadi korban penganiayaan dan penyekapan. Tidak hanya itu, sepeda motor beserta sejumlah uang milik Wildan juga dirampas.

Selama kurang lebih 24 jam, korban berhasil lolos dari dalam kamar dengan merusak kaca jendela dan melaporkan kepada polisi dengan kondisi luka lebam di wajah dan kepala.

Adanya laporan tersebut, Unit Reskrim Kepolisian Sektor Sumbersari Jember, langsung melakukan pemeriksaan korban dan melakukan penangkapan pelaku yang berada tak jauh dari tempat kejadian perkara.

Menurut Kompol Faruk Mustofa . Kapolsek Sumbersari, saat ditengah perjalanan, dua tersangka berontak dan berusaha kabur sehingga polisi harus melakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan di kaki dua orang pelaku.

"Dari hasil pemeriksaan, sepeda motor milik korban telah dijual kepada seorang penadah dengan harga Rp 700 ribu," kata Kompol Faruk Mustofa.

Uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk pesta minuman keras dan membayar uang sewa indekos. Barang bukti yang berhasil disita, satu unit sepeda motor korban, satu buah obeng, satu buah pisau lipat dan satu alat pemukul tangan roti kalung.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka akan dijerat pasal berlapis, antara lain perampasan, penganiayaan dan perlindungan anak. Polisi masih melakukan pengembangan kasus dengan mencari pelaku penadah sepeda motor korban. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Gunawangsa Ungkap Fakta Tak Ada Penyekapan Keluarga Novita Beefong

Ketua RT Setempat Sebut Anak Tidak Disekap, Cuma Tidak Boleh Keluar Rumah Saja

Dua Korban Penyekapan Menjalani Rawat Inap di RSJ Lawang

Sang Penyekap Anak Kandung Dibawa ke RSJ Lawang
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  12 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  9 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  8 jam

TNI Polri Salurkan Puluhan Ton Beras Terhadap Warga yang Luput Bantuan Pemerinta...selanjutnya
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber