Berita Terbaru :
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
Terseret Banjir Korban Ditemukan Nelayan di Tengah Laut Kondisi Membusuk
DPRD Bojonegoro Tetapkan 5 Raperda
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
   

Harga Emas Batangan Naik, Penjual Perhiasan Mengeluh
Ekonomi Dan Bisnis  Rabu, 04-09-2019 | 08:15 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Naiknya harga emas batangan sangat dirasakan oleh para penjual perhiasan, salah satunya penjual perhiasan di Pasuruan. Pasalnya, dalam kurun waktu dua bulan harga emas batangan naik Rp 100 ribu pergramnya. Sementara penjual perhiasan tidak bisa menaikan harga jualnya, hanya mengganti ongkos produksi.

Seperti yang terlihat di komplek pertokoan Plasa Bangil Pasuruan, toko-toko emas terlihat sepi semenjak naiknya harga emas yang sudah berjalan dua bulan ini.

Para pedagang mengaku sangat dirugikan dengan kenaikan harga emas batangan. Pasalnya, emas batangan yang dijadikan perhiasan ikut naik, sedangkan harga jual  perhiasa tidak bisa mengikuti kenaikan harga emas batangan saat ini.

Pedagang emas, Hasan, mengatakan, untuk emas batangan perkilonya saat ini mencapai Rp 80 juta rupiah, padahal sebelumnya harha emas batangan tidak pernah setinggi saat ini. Sehingga membuat produksi perhiasan ikut naik, sedangkan pembeli hanya musiman saja saat panen raya.

Sedangkan untuk investasi bagi masyarakat emas batangan, disini sangat minim peminatnya seiring masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

Dengan kenaikan emas batangan sangat memberatkan bagi pedagang perhiasan, yang hanya mengandalkan musim panen ramainya pembeli perhisan, dan saat tanam perhisan tersebut di jual kembali. (yos)

Berita Terkait

Harga Emas Batangan Naik, Penjual Perhiasan Mengeluh

Harga Emas Dunia Turun Pengaruhi Nilai Ekspor Perhiasan Jatim

Tidak Terpengaruh Melemahnya Rupiah, Harga Perhiasan Emas Dipasaran Tetap Stabil

Penjualan Perhiasan Emas Melonjak Menjelang Ramadhan
Berita Terpopuler
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  2 jam

Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  4 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  17 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber