Berita Terbaru :
New Normal, Bukit Teletubbies dan Seluruh Objek Wisata Dibuka untuk Kunjungan
Dokter RSJ Menur Meninggal Dunia Terpapar Covid 19
Kembali Terpilih Jadi Ketua Golkar Tuban, Lindra Akan Kembalikan Kejayaan Golkar
Ada Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup Lagi
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Tuban Justru Turun
Amitabh Bachchan Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Dihukum Push Up dan Membersihkan Jalan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Ini Pengalaman Berharga
Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok
Cantiknya Lampu Hias Dari Pipa Paralon Bekas
Duh, Honor Panitia Asian Games 2018 Ternyata Belum Dibayar Semua
Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
   

Polres Gresik Gelar Operasi Patuh Semeru di Terminal Bunder Dengan Hantu
Metropolis  Rabu, 04-09-2019 | 04:10 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Polres Gresik melakukan operasi patuh semeru 2019 di Terminal Bunder Gresik dengan membawa hantu. Tujuanya untuk menggambarkan bahwa mereka yang tak patuh, diibaratkan memiliki sifat seperti hantu.

Puluhan anggota Satlantas Gresik, bersama Dishub serta Pom TNI, Selasa (3/9) siang melakukan operasi patuh semeru 2019 di areal Terminal Bunder Gresik.

Semua kendaraan sepeda motor maupun mobil diminta masuk ke teriminal bunder untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan dan pengemudinya. Dalam operasi tersebut, polisi membawa tiga hantu, yang membaur dengan petugas dan pengendara yang kjena tilang.

Iptu Hairul, Kbo Lantas Gresik, menjelaskan, dengan membawa hantu berwajah sangar tersebut, bertujuan menyadarkan pengendara bahwa mereka yang tidak patuh dalam berkendara di jalan raya, diibaratkan sebagai hantu karena tidak taat. "Bila terjadi kecelakaan juga akan menjadi hantu dijalanan. Banyak pengendara yang terkejut saat melihat hantu dalam operasi tersebut," kata Iptu Jairul.

Sejak dilakukan operasi patuh semeru seminggu yang lalu, sudah lebih seribu pengendara yang kena tilang dibeberapa jalan di Kota Gresik dan didominasi oleh pengendar di bawah umur, yang tak memiliki Sim.

Sementara selama semester pertama tahun 2019 ini, sudah terjadi 306 kecelakaan dengan korban mencapai 391 orang, dengan rincian meninggal duni 74 orang ,luka berat 7 orang, sementara luka ringan 391 orang. Kecelakaan yang paling tinggi antara jam 12 siang hingga jam enam sore. (yos)

Berita Terkait

Operasi Semeru, Banyak Pengendara Nekat Putar Balik

Angka Kecelakaan Menurun, Jumlah Pelanggar Naik Polresta Bentuk Tim Satgas

Hasil Operasi Sikat Semeru, 27 Tersangka Diamankan

Operasi Sikat Semeru, Tim Kobra Polres Lumajang Tangkap Belasan Tersangka
Berita Terpopuler
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
Metropolis  16 jam

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Peristiwa  15 jam

Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
Covid-19  15 jam

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber