Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Terduga Pelaku Lainnya Belum Terungkap, Keluarga Korban Penganiayaan Kecewa
Senin, 02-09-2019 | 16:00 wib
Oleh : Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Keluarga korban penganiayaan yang terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur kecewa dengan kinerja polisi. Pasalnya, Polres Pamekasan baru menangkap 1 pelaku, sementara 1 pelaku terduga lainnya masih belum terungkap hingga 40 hari meninggalnya korban.

Keluarga korban penganiayaan menggelar tahlilan ke 40 harinya atas meninggalnya Rasidi warga Desa Bangsereh Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Madura di rumah istrinya di Kabupaten Sampang.

Anasthasa sangat terpukul atas kehilangan suaminya Rasidi, yang meninggal karena dianiaya pada 11 Juli 2019. Rasidi meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Surabaya karena luka di bagian perut akibat ditusuk menggunakan senjata tajam.

Istri yang lagi hamil dan memiliki 3 anak ini merasa kecewa dengan aparat kepolisian, karena baru menangkap 1 pelaku. Sementara 1 pelaku terduga lainnya belum terungkap. Anasthasa meminta kepada penegak hukum untuk segera mengungkap semua pelaku dan dalang pembunuhan suaminya.

"Kami pernah mendatangi Polsek Tamberru membawa saksi tambahan, terkait ada dugaan 1 pelaku yang belum ditangkap. Namun saksi tambahan tersebut tidak dimintai keterangan. Sehingga saya mempertanyakan hal tersebut." ungkap Muslim, Pengacara korban.

Sementara itu, Kapolsek Tamberru Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Madura, Iptu Irianto saat dikonfirmasi untuk kejelasan mengenai kasus ini melalui telepon maupun Whatsapp, tidak merespon.

Sebagaimana diberitakan, Rasidi tewas setelah luka perutnya karena ditusuk senjata tajam oleh pelaku pada 11 Juli 2019, pada saat korban hendak menuju Pamekasan, tepatnya di selatan Pasar Bujur Tengan, Pamekasan.

Kemudian korban meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Surabaya. Kemudian Polres Pamekasan baru menangkap 1 pelaku bernisial RN (28) warga Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan dengan ancaman hukuman kurang lebih 5 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait


Istirahat Terganggu, Tetangga Dianiaya Dengan Asbak

Pengaruh Pil Koplo, Anak Bacok Ibu Kandung Hingga Kritis

Lolos Dari Percobaan Pembunuhan, Remaja Asal Surabaya Berharap Polisi Tegas Tangani Kasusnya

Suami Aniaya Istri Yang Diduga Selingkuh


Dilarang Masuk Perumahan, Security Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Oknum Pilot Lion Air Pelaku Penganiayaan Resmi Ditahan

Oknum Pilot Lion Air Pelaku Penganiayaan Ditetapkan Sebagai Tersangka

Korban Penganiayaan Pilot Datang ke SPKT Polrestabes

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber