Berita Terbaru :
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
   

Ruwat Semeru, Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi
Rehat  Minggu, 01-09-2019 | 18:00 wib
Reporter : Achmad Arif
Berita Video : Ruwat Semeru, Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi
Lumajang pojokpitu.com, Warga Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang mengelar rawat gunung semeru setiap satu suro. Warga pun warga berebut gunungan hasil bumi sambil saling lempar tomat dan cabai, hingga nyaris diwarnai kericuhan.

Kericuhan ini terjadi saat sesepuh Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, membacakan doa keselamatan. Mereka tak sabar ingin berebut gunungan hasil bumi yang ada di dekat mereka. Bahkan, warga melakukan saling lempar tomat dan cabai, sehingga terjadi kericuhan. Beruntung, hal tersebut tidak berlangsung lama.

Sebelum diperebutkan, belasan gunungan hasil bumi ini, diarak keliling desa beserta seribu tumpeng engkong atau tumpeng ayam kampung.

Imam Syafii, Kepala Desa Sumbemujur, mengatakan, acara ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga  lereng gunung semeru ini, maupun para pengunjung wisata hutan bambu.

Ruwat semeri digelar setiap satu syuro dengan mengarak gunungan hasil bumi keliling desa. Tradisi ini memang sudah menjadi tradisi turun temurun warga Desa Sumbermujur ini.

Selain melestarikan tradisi leluhur, mereka percaya kalau dengan banyak bersedekah, maka akan dimudahkan segala rizkinya. 
Sebelum pulang, warga kemudian melakukan gembul bujono atau makan tumpeng engkong bersama. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Kesakralan Bulan Suro, Puluhan Warga Ikut Ruwat Sukerta

Peringati 1 Muharam, Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Sedekah Bumi

Sambut Bulan Suro, Warga Berebut Dawet Tolak Balak

Muharrom, Berkah Bagi Penjamas Keris
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  10 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  19 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  17 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber