Berita Terbaru :
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Tradisi Arebbe Sorah, Peringati Satu Muharram 1441 Hijriyah
Rehat  Minggu, 01-09-2019 | 14:00 wib
Reporter : Rizqi Setaiwan
Berita Video : Tradisi Arebbe Sorah, Peringati Satu Muharram 1441 Hijriyah
Bondowoso pojokpitu.com, Warga di Bondowoso menggelar tradisi arebbe sorah atau doa kepada leluhur dengan mengarak bubur tajin sorah kemudian dimakan bersama di tengah alun-alun kota. Selain wujud rasa syukur, tradisi ini juga untuk doa keselamatan dari sang pencipta memasuki pergantian tahun baru Islam.

Tradisi arebbe artinya doa untuk leluhur, ulama serta pembabat tanah pada jaman dahulu. Dalam tradisi ini warga menyiapkan tajin sorah, yakni salah satu makanan kuno berupa bubur beras putih yang disajikan bersama lauk pauk daging dan sayur dengan siraman kuah santan gurih.

Bermacam sajian untuk menghidangkan, misalnya dengan tandu janur, nampan, maupun dengan wadah yang terbuat dari tanah liat. Bubur atau tajin sorah dihias sedemikian rupa dan diarak keliling kota dengan iringan musik hadrah sholawat. Arak-arakan berakhir di alun-alun kota yang dilanjutkan doa bersama seluruh warga.

Menurut Syaifullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, peringatan 1 Muharram sangat sakral bagi warga Bondowoso, pasalnya momen ini sebagai cara untuk merenungi kesalahan yang dilakukan tahun lalu, serta awal baik untuk menapaki tahun depan.

"Selain itu, doakan untuk leluhur dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga pada masa akan datang," kata Syaifullah.

Setelah didoakan, pada puncak acara seluruh warga menyantap bubur tajin sorah bersama sama. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Tradisi Rajah Tubuh di Bulan Muharram Terus Dilestarikan

Satu Muharram, Warga Ponorogo Gelar Larung Sesaji di Ngebel

Peringati Tahun Baru 1441 Hijriyah, Ratusan Siswa SD-SMP Ikuti Pawai Lampion

Peringati Tahun Baru Islam 1441 H, Jamaah Masjid di Surabaya Ikut Sedekah Darah
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  10 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  8 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  7 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber