Berita Terbaru :
Laga Persahabatan Antara Polres Malang Melawan Jurnalis Malang Raya, Polres Malang Unggul 2 - 0
Diduga Korsleting Listrik, 3 Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar
Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Ketua Aisyiyah Surabaya : MA-Mujiaman Satu-Satunya Figur yang Tepat Pimpin Surabaya
Dua Nakes Positif Corona, Puskesmas Sanan Kulon Ditutup
Aksi Pelaku Pembobolan Lima Kotak Amal Masjid Terekam CCTV
Dijanjikan Bisnis Dengan Keuntungan Besar, Biduan Ini Malah Ditipu Ratusan Juta Oleh Teman Sendiri
Deteksi Dini Santri dan Pengasuh Tebuireng di Rapid Test Antigen
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
   

Memberdayakan Warga Putus Sekolah Dengan Bisnis Kaligrafi
Metropolis  Minggu, 01-09-2019 | 09:10 wib
Reporter : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Melalui bisnis kaligrafi yang dijalankannya, seorang wanita di Surabaya, berhasil memberdayakan warga disekitarnya, termasuk memberdayakan wanita yang putus sekolah. Seperti apa kisahnya, berikut liputannya untuk anda.

Bemula dengan modal ala kadarnya, Lela Lestari membangun bisnis kaligrafi jarum pentul. Usaha kaligrafi yang dibangun bersama suaminya ini bermula dari bangkrutnya usaha kaligrafi milik ayahnya, yang berdampak pada kondisi perekonomian keluarga.

Hidup dengan kondisi perekonoman yang kekurangan tersebut, akhirnya membuat lela tergerak untuk meningkatkan usahanya dan melibatkan warga sekitar dengan kondisi ekonomi yang sama.

Dalam menjalankan usaha kaligrafinya ini, Lela melibatkan puluhan pekerja dari sekitar rumahnya yang hampir semuanya wanita. Hingga saat ini, terhitung sudah ada 30 pekerja yang terlibat dalam usahanya.

Hal itu dilakukan lela untuk turut memberdayakan warga sekitar. Pasalnya, di kawasan sekitar rumahnya tersebut, putus sekolah dan menikah muda bagi perempuan merupakan hal yang lumrah dilakukan.

Alasannyapun beragam, salah satunya, karena kondisi perekonomian keluarga yang tidak menguntungkan. Lelapun mengajak perempuan putus sekolah di sekitar rumahnya untuk dilatih hingga memiliki skill dalam membuat kaligrafi jarum pentul.

Dari usahanya ini, Lela turut membantu kondisi perekonomian bagi para pekerjanya. Bahkan, ada pula pekerja yang akhirnya memilih untuk melanjutkan sekolah setelah terbantu dengan penghasilan menjadi pekerja di usaha kaligrafinya.

Lela Lestari juga tidak mengharuskan  para pekerjanya datang ke rumahnya untuk mengerjakan karya kaligrafi tersebut. Beberapa pekerja, memilih untuk mengerjakan karya kaligrafi yang berukuran kecil dirumahnya sendiri, lantaran baru saja melahirkan dan harus merawat bayinya dirumah.

Usaha kaligrafi yang dikembangkan Lela Lestari bersama suaminya, dan puluhan pekerja putus sekolah, di rumahnya di Bulak Rukem Gang II Surabaya, kini sudah memili pasar yang menyebar hingga ke seluruh Indonesia bahkan ke mancanegara, seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Jika usaha semakin berkembang, lela lestari berharap, dirinya, bisa menjangkau wanita-wanita putus sekolah yang tak hanya dari sekitar rumahnya saja, namun juga dari daerah lainnya. (yos)



Berita Terkait

Oleh-Oleh Lebaran Berkah Bagi Pengrajin Lukisan Kaligrafi Limbah Serbuk Kayu

Memberdayakan Warga Putus Sekolah Dengan Bisnis Kaligrafi

Oleh-Oleh Labaran Berkah Bagi Pengrajin Lukisan Kaligrafi Limbah Serbuk Kayu

Kaligrafi Arab Untuk Hiasan Dinding Mulai Diburu
Berita Terpopuler
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Peristiwa  9 jam

Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Peristiwa  2 jam

Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  20 jam

Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber