Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Memalukan, Roket Iran Meledak Sebelum Tinggal Landas
Sabtu, 31-08-2019 | 14:15 wib
Oleh :
TEHRAN pojokpitu.com, Iran tengah membangun citra sebagai negara dengan teknologi militer yang tidak kalah dari negara-negara Barat. Sayang, upaya tersebut baru saja mendapat pukulan serius. Roket peluncur satelit Iran meledak sebelum tinggal landas dari Pusat Antariksa Imam Khomeini, Kamis (29/8). Musibah itu terjadi karena kesalahan teknis.

"Itu karena beberapa masalah teknis dan meledak namun ilmuan muda kami sedang berupaya memperbaiki masalah tersebut," kata pejabat Iran, yang identitasnya tak ingin disebutkan, kepada Reuters tanpa memberikan informasi lebih lanjut.

Seorang pejabat AS, yang juga merahasiakan identitasnya, mengungkapkan Iran gagal meluncurkan satelit.

AS, musuh lama Iran, khawatir teknologi balistik jarak jauh yang digunakan untuk menempatkan satelit ke orbit juga dapat digunakan untuk meluncurkan hulu ledak nuklir.

Teheran menepis tuduhan AS bahwa aktivitas semacam itu menjadi kedok pengembangan rudal balistik.

Citra satelit yang diterbitkan Planet Labs Inc. memperlihatkan asap hitam membumbung di atas landasan peluncuran tersebut.

Upaya Iran untuk meluncurkan satelit gagal pada Januari, menurut Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi, Mohammad Javad Azari-Jahromi. (ant/dil/jpnn/pul)


Berita Terkait


Memalukan, Roket Iran Meledak Sebelum Tinggal Landas

Pacu Kreativitas, Siswa SMP Ikuti Lomba Roket Air

Penemuan Bom Roket Aktif di Wringinanom

Periksa Benda Jatuh, Lapan Pastikan Serpihan Roket Falcon 9


Memalukan, Roket Iran Meledak Sebelum Tinggal Landas

Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam di Surabaya Meroket

Jelang Ramadan Harga Bawang dan Cabe Terus Meroket

Harga Telur Ayam Meroket Tembus Rp 27 Ribu Perkilogramnya
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber