Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Sebagian nelayan lainnya yang nekat melaut hasil tangkapanya turun drastis. Foto: Khusni Mubarok
Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Merosot
Sabtu, 31-08-2019 | 13:21 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Berita Video : Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Merosot
Tuban pojokpitu.com, Ombak besar hingga 4 meter disertai angin kencang membuat sebagian nelayan di pantai utara Tuban berhenti melaut.

Cuaca buruk terjadi sejak sepekan terakhir, mengakibatkan sebagian besar nelayan di Desa Kradenan, Kecamatan Palang Tuban berhenti melaut. Sejumlah nelayan yang masih nekat melaut, hanya berani menempuh jarak dua hingga tiga mil saja. Mereka khawatir ombak besar menghantam dan merusak perahu mereka.

Didik salah satu nelayan mengatakan, sejumlah nelayan yang nekat melaut, hasil tangkapanya turun dratis. Jika biasanya dalam kondisi normal, setiap perahu nelayan tradisional mampu menghasilkan rata-rata 20 sampai 30 kilogram ikan. Namun akibat cuaca buruk ini, perolehan mereka hanya mencapai 12 hingga 15 kilogram saja.

Para nelayan kini berusaha menepikan perahu ke sungai anak laut, agar tidak rusak dihantam ombak. Untuk mengisi waktu luang, sebagian terpaksa hanya memperbaiki alat tangkap ikan dan perahu masing masing.

Cuaca buruk ini biasa disebut nelayan sebagai musim angin timuran. Pada angin timuran ini, terjadi ombak besar dan angin kencang. Tangkapan nelayan pun sepi.

Dari data BMKG Tuban, cuaca buruk dan gelombang tinggi yang mencapai 2 hingga 4 meter ini, akan berlangsung hingga sepekan mendatang. Untuk itu, para penguna jasa laut dan para nelayan, di himbau untuk selalu waspada. (pul/vd:yan)

Berita Terkait


Perubahan Cuaca Ekstrim, BMKG Waspadai Angin Puting Beliung

Dampak Suhu Tinggi Bagi Kesehatan Masyarakat

Cuaca Terik, Debu Pekat Ganggu Aktifitas Warga

Cuaca Sangat Buruk, Ratusan Kapal Nelayan Memilih Tak Melaut


BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Dini, Terkait Cuaca Ekstrem

Akibat Cuaca Ekstrem Pohon Tumbang Diberbagai Titik

Awal Musim Hujan Akan Tiba, BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Tanaman di Lereng Semeru Mati

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber