Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Seorang ODGJ Dibebaskan Dari Jeratan Pasung
Sabtu, 31-08-2019 | 06:15 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Satu penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger Kabupaten Madiun, yang dipasung akhirnya dilepas. Dirinya sempat dilakukan perawatan dikarenakan luka bekas pasung di tangannya.

Petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) mendatangi rumah hanik penyandang gangguan jiwa, yang dipasung keluarganya di Desa Sumberejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Penyandang gangguan jiwa itu, terpaksa dipasung lnataran sering bmengamuk dan membuat warga sekitar resah.

Bahkan, Siti Ngasiah, orang tua Hanik pun mengaku syok saat ia sepulang dari luar negeri mengetahui anak perempuannya mengalami gangguan kejiawaan. Apalagi hasil jerih payahnya selama 15 tahun di luar negeri hilang entah kemana.

Jeratan rantai besi yang meilit di kaki Hanik pun dilepas oleh petugas TKSK, bahkan rambutnya yang gimbal juga dicukur. Hanik kini dapat menghirup udara segar, karena sudah dibebaskan dari jeratan pasung.

Selanjutnya, Hanik akan menghikuti rehabilitasi berbasis masyarakat dengan memberdayakan keluarga kerabat dan tetangga sekitar untuk memberikan dukungan, agar penderita odgj dapat beradaptasi dengan masyarakat lingkungan sekitar. (yos)

Berita Terkait


Seorang ODGJ Dibebaskan Dari Jeratan Pasung

Ngamuk, Seorang Warga Serang Tetangga Sendiri Dengan Sajam

Terpisah 20 Tahun, ODGJ Kembali ke Pelukan Keluarga

Disuntik Dua Kali, ODGJ Tewas Dalam Perjalanan ke Tempat Pengobatan


Disini Mantan ODGJ Bisa Menjadi Relawan Kesehatan Jiwa

RSUD Caruban Bakal Bangun Rawat Inap Pasien ODGJ

ODGJ di Probolinggo Ngamuk Bawa Parang dan Kapak

ODGJ Mampu Berwirausaha Dengan Omzet Jutaan Rupiah

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber