Berita Terbaru :
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
   

Ada Stik Susu di Sentra Sapi Perah Singolangu
Icip - Icip  Sabtu, 31-08-2019 | 03:09 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Selain dikenal sebagai sentra sapi perah penghasil susu, lingkungan Singolangu Magetan, juga dikenal sebagai sentra camilan berbahan baku susu. Salah satunya adalah stik susu, para peternak mengolahnya menjadi stik, dengan harapan bisa meraup keuntungan lebih besar lagi.

Lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, dikenal sebagai sentra sapi perah. Selain susu murni yang dijual kepada perusahaan, ternyata warga sekitar juga mengolahnya dalam bentuk camilan.

Seperti yang dilakukan oleh Reni Rahmawati (35) yang berinisiatif mengolah susu murni menjadi cemilan stik susu. Alasannya, selain stok susu melimpah, ia juga ingin mendapatkan keuntungan lebih, daripada hanya dijual dalam bentuk susu, tanpa diolah.

Dibantu suaminya, ia membuat stik susu yang berbahan baku susu sapi, tepung terigu, bawang,penyedap rasa dan aneka jenis bumbu dapur lainya.

Proses pembuatannya tidak jauh beda, dengan membuat makanan atau cemilan stik pada umumnya. Adonan yang sudah dicampur susu murni tersebut, kemudian digoreng.

Hanya saja stik susu khas singolangu ini, berbeda dengan stik pada umumnya. Selain rasanya yang khas, karena berbahan baku susu murni, juga bisa menyehatkan dan mengandung banyak vitamin.

Untuk harganya perbungkus dijual dengan harga Rp 50 ribu dengan berat satu kilogram, sedangkan setengah kilogramnya dijual dengan harga Rp 35 ribu. Selain di lokasi wisata, seperti sarangan, ia juga menjualnya lewat online.

Reni mengaku, memang  tidak semua menyukai stik susu karena sebagian masih kurang suka terhadap bau amis susu murni tersebut. (yos)

Berita Terkait

Ada Stik Susu di Sentra Sapi Perah Singolangu
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  8 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  7 jam

Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Teknologi  5 jam

Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber