Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

Sekitar 40 Persen Atlet Muda Alami Cedera Sebelum Bertanding
Jum'at, 30-08-2019 | 18:20 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Meningkatnya jumlah atlet Jatim yang berlaga di ajang olahraga nasional maupun internasional, tak lepas dari peran berbagai pihak. Termasuk peran tim medis yang men-skrining kesehatan para atlet sebelum berlaga.

Hal itu diungkapkan dalam simposium Sport Science FK Unair, dalam simposium dipaparkan, skrining kesehatan atlet sebelum berlaga sangat penting, untuk mengurangi risiko cidera saat bertanding.

dr. Andre Triadi Desnantyo, Spot(k), panitia, menjelaskan, tercatat 40 persen atlet muda Jawa Timur mengalami cidera bahkan sebelum di-skrining. Hal ini menunjukkan banyaknya atlet yang mengabaikan cidera.

"Padahal, cidera saat berlatih berdampak pada perolehan medali saat berlaga. Namun jika skrining kesehatan dilakukan, risiko atlet cidera bisa diminimalisir bahkan diperbaiki hingga sembuh, sehingga perolehan medali pun bisa meningkat," ujar dr. Andre Triadi Desnantyo, Spot(k).

Skrining kesehatan bagi atlet meliputi pengecekan fungsi alat gerak, punggung, lutut, panggul, hingga tes darah. Skrining kesehatan saat ini mulai aktif dilakukan oleh SMA Negeri Olahraga, Smanor Jatim. (yos)

Berita Terkait


Pemkot Malang Berupaya Lakukan Pembinaan Atlet Jangkan Panjang

Sekitar 40 Persen Atlet Muda Alami Cedera Sebelum Bertanding

Porprov Jatim Atlet Sumenep Raih 11 Medali

Atlet 8 Negara Ikuti Kompetis Panahan Berkuda di Temboro


Tak Dapat Anggaran, Puluhan Anggota KONI dan Atlet Demo di Depan Halaman Pemkot Mojokerto

Jatim Meloloskan 26 Nomer Cabor Atletik PON XX 2019 Papua

Porprov Jatim Atlet Sumenep Raih 11 Medali

Atlet Paralayang Jatuh Saat Take Off

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber