Berita Terbaru :
Ditetapkan Sebagai Paslon Dalam Pilkada 2020, Ketua DPRD Kabupaten Malang Diberhentikan
Gus Miftah, MA-Mujiaman Pemimpin Yang Bagus Untuk Dipilih
Ratusan Prajurit TNI Latihan Terjun di Kawasan Persawahan
Kuasa Hukum Zaenal Abidin Minta Majelis Hakim Obyektif
Usai Ikut Undian Nomor Urut, Eri-Armuji Langsung Menyapa Warga
Pasca Ambil Nomer, Machfud-Mujiaman Ziarah Makam Sawunggaling, Sapa Warga Surat Ijo dan Warga Bumiarjo
Ambil Cuti Wakil Bupati Gresik Gelar Apel Perpisahan
KPU Terbitkan PKPU Nomor 13 Larangan Kampaye Terbuka
KPU Sidoarjo Tidak Mengikutkan Kelana-Dwi Astutik Dalam Pengundian Nomer Urut
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni : Angka 2 Simbol Damai, MA-Mujiaman Solusi Bagi Surabaya
Besok Setiap Paslon Harus Menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye
Pasangan Calon Bupati Achmad Muhdlor Ali-Subandi Mendapatkan Nomer Urut 2
BPN Surabaya II Sosialisasikan Program Trijuang
2 Residivis Pelaku Pembobol Brankas Berisi Uang Puluhan Juta Diringkus
BHS-Taufikuqulbar Mendapat Nomer 1
   

Pegawai Swalayan Kena Gendam, Uang Rp 1.900.000 Raib
Mataraman  Jum'at, 30-08-2019 | 17:15 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Swalayan cemerlang di Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun, menjadi sasaran pelaku gendam. Aksi pelaku berhasil ditangkap CCTV swalayan tersebut.

Pelaku membujuk karyawati mini market untuk menukarkan uang dikasir dengan uang recehan sejumlah Rp 1.900.000. Namun ternyata uang yang diberikan ke karyawati hanya sejumlah Rp  440.000.

Dwi Kartika, karyawati swalayan cemerlang mengatakan, kedua pelaku datang dengan membawa uang receh dengan dibungkus plastik dan meminta untuk ditukarkan.

Awalnya Dwi tidak mau, akan tetapi pelaku seperti tergesa gesa sehingga dirinya mengiyakan. Namun setelah pelaku kabur, karyawati minimarket baru menyadari jika uangbyang diberikan tidak sesuai awalnya.

Kapolsek Sawahan, AKP Samsul Hadi, mengatakan, kedua pelaku diduga adalah sindikat, pihaknya sudah menyelidiki perkara tersebut.

"Dari CCTV kita mendapati kendaraan yang digunakan pelaku xenia silver bernopol  L 1833 DE. Dari hasil selidikan nopol tersebut bisa dipastikan nopol palsu, karena nopol tersebut milik perusahaan travel di Surabaya dengan kendaraan bus mini," ujar AKP Samsul Hadi.

Kasus ini masih didalami oleh pihak kepolisian Polsek Sawahan. (yos)

Berita Terkait

Pegawai Swalayan Kena Gendam, Uang Rp 1.900.000 Raib

Terekam CCTV, WNA Curi Uang Dengan Cara Hipnotis Kasir
Berita Terpopuler
GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan Petani
Malang Raya  8 jam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Popok Bayi Ludes Terbakar
Malang Raya  6 jam

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan
Peristiwa  11 jam

Nikmatnya Kuliner Legendaris Sate dan Becek Menthok
Icip - Icip  13 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber