Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Cuaca Ekstrim, Produksi Strawbery Turun Terserang Penyakit Cacar Daun
Jum'at, 30-08-2019 | 02:05 wib
Oleh : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa bulan terakhir, memicu merebaknya penyakit cacar daun dan jamur buah yang menyerang tanaman strawbery.

Di wisata kampung strawberry di Tulungagung, serangan tersebut mengakibatkan menurunnya jumlah produksi sehingga membuat jumlah pengunjung turun hingga 90 persen.

Sejak sekitar dua bulan terakhir, petani dan pengelola kawasan wisata kampung strawbery di Desa Gambiran, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, resah. Produksi tanaman strawberry mereka turun drastis, akibat serangan penyakit cacar daun dan jamur buah, dampak dari cuaca ekstrim.
Budi Resgiawan, pengelola wisata kampung strawberry, menjelaskan, tanaman strawberi yang terserang penyakit ini daunnya akan terdapat bercak hitam, dan apabila tidak segera ditangani daun akan mengering,hingga menyebabkan kematian tanaman.

Sedangkan serangan jamur buah, buah strawberry terdapat jamur berwarna putih yang menyebabkan buah menjadi busuk dan mengering. "Serangan penyakit ini merebak, seiring cuaca panas di siang hari dan dingin di malam hari yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir," kata Budi Resgiawan.

Selain menurunkan hasil produksi strawbery, serangan penyakit cacar daun dan jamur buah ini juga menyebabkan menurunnya jumlah pengunjung di wisata tersebut.

Jika biasanya jumlah pengunjung mencapai 700 orang per bulan , kini turun hingga 90 persen. "Untuk mencegah penyebaran penyakit, petani membuang daun dan buah yang terserang serta menyemprot tanaman dengan fungisida," kata Budi Resgiawan.

Terdapat sembilan varietas strawbery yang coba dibudidayakan di lokasi wisata ini diantaranya varietas california, dayang sumbi, festival dan mencir.

Selain bisa menikmati keindahan alam sekitar, di wisata kampung strawberry pungunjung juga bisa memetik langsung buah strawbery. (yos)

Berita Terkait


Cuaca Ekstrim, Nelayan Pesisir Panarukan Enggan Melaut

Gelombang Tinggi, Nelayan Enggan Melaut

Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Tiga Hari ke Depan

Cuaca Buruk, Dalam 2 hari 20 Penerbangan Delay


Arab Saudi Dilanda Cuaca Ekstrem, Ribuan Jamaah Calon Haji Tulungagung Siap Berangkat

Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Laut di Pasaran Makin Mahal

Cuaca Ekstrem, Puting Beliung Pora-porandakan Blitar

Cuaca Ekstrem, Beberapa Pohon Menimpa Rumah Warga
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber