Berita Terbaru :
Laga Persahabatan Antara Polres Malang Melawan Jurnalis Malang Raya, Polres Malang Unggul 2 - 0
Diduga Korsleting Listrik, 3 Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar
Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Ketua Aisyiyah Surabaya : MA-Mujiaman Satu-Satunya Figur yang Tepat Pimpin Surabaya
Dua Nakes Positif Corona, Puskesmas Sanan Kulon Ditutup
Aksi Pelaku Pembobolan Lima Kotak Amal Masjid Terekam CCTV
Dijanjikan Bisnis Dengan Keuntungan Besar, Biduan Ini Malah Ditipu Ratusan Juta Oleh Teman Sendiri
Deteksi Dini Santri dan Pengasuh Tebuireng di Rapid Test Antigen
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
   

Kerajinan Daun Kering Yang Mendunia
Rehat  Kamis, 29-08-2019 | 07:14 wib
Reporter : Amar Bahri
Surabaya pojokpitu.com, Percayakah anda, sampah daun kering bisa diubah menjadi uang? Hal ini dibuktikan oleh Siti Retnanik dengan mengubah daun menjadi hiasan cantik dan jika dijual harganyapun fantastis.

UKM Bengkel Kriya Daun merupakan usaha perorangan yang dirintis sejak tahun 1996 dan memproduksi aneka handicraft berbahan dasar daun seperti tempat tisu, hiasan tempat lampu, tas dan dompet hingga lukisan.

Awal mula kerajinan daun kering ini dirintis oleh almarhum suami Siti Retnanik, yang waktu itu banyak mendapatkan hambatan, dan setelah melalui beberapa kali uji coba dan eksperimen akhirnya bisa berhasil.

Untuk membuat kerajinan ini, Siti Retnanik menggunakan berbagai macam daun seperti daun kupu-kupu atau daun mangga, daun yang sudah kering biasanya akan direbus terlebih dahulu menggunakan asam sitrat sampai mendidih, kemudian daun diangkat dan didinginkan.

Setelah dingin, daun direndam menggunakan cairan pemutih untuk menghilangkan warna hitam pekat, setelah itu, daun dibilas menggunakan air bersih dan dikeringkan dengan cara disetrika. Daun - daun yang sudah disetrika siap diaplikasikan atau ditempel.

Berkat kerajinannya mengikuti berbagai pelatihan dan pameran kini produk lokal asli Surabaya ini sudah diekspor ke berbagai negara seperti Prancis, Inggris, Amerika, Dubai hingga ke Belanda.

Tak heran, Nanik kerap mendapatkan berbagai macam penghargaan baik dari pemerintah maupun swasta, seperti pahlawan ekonomi, ibu inspiratif , dan kalpataru perintis lingkungan.

Saat ini, produk milik Nanik sudah tersebar di berbagai sentra-sentra UKM dan sedikitnya sudah mampu menyerap tenaga kerja wanita dan merupakan tetangga di sekitar rumah yang berjumlah 40 orang.(end)

Berita Terkait

Kreasi Batang Pisang Jadi Aneka Kerajinan Ekonomis

Jelang Hari Jadi dan Suro, Pengrajin Seni Sterofoam dan Gabus Sepi Order

Siswa SD Surabaya Sulap Kain Handuk Bekas Jadi Kerajinan

Kreativitas Pengrajin Kayu Membuat Tutup Toples Covid 19
Berita Terpopuler
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Peristiwa  9 jam

Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Peristiwa  2 jam

Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  20 jam

Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber