Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Lukas Enembe mengaku kecewa atas sikap para penghuni asrama, soal pernyataan yang menginginkan referendum di Papua. Foto Bagus Setiawan
Gubernur Papua Merasa Kecewa Atas Sikap Penghuni Asrama
Rabu, 28-08-2019 | 10:37 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Berita Video : Gubernur Papua Merasa Kecewa Atas Sikap Penghuni Asrama
Surabaya pojokpitu.com, Imbas dari insiden penolakan dan pengusiran oleh penghuni asrama Papua kepada Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (287/8) petang, membuat Gubernur Papua meradang.

Pernyataan kecewa disampaikan Lukas Enembe, Gubernur Papua, Selasa (27/8) malam, menyikapi penolakan dan pengusiran dirinya oleh penghuni asrama mahasiswa papua di jalan Kalasan Surabaya. Atas insiden tersebut, Lukas mengaku sangat kecewa. Semakin kecewa dengan pernyataan para penghuni asrama yang menginginkan referendum untuk Papua. "Hal tersebut bukan urusan dari Gubernur Papua, melainkan urusan dari negara," kata Lukas

Meski begitu Lukas Enembe menegaskan jika Papua tetap bagian Indonesia. Rencananya, Gubernur Papua akan mengirimkan utusannya untuk datang dan bisa berkomunikasi dengan penghuni Papua, agar permasalahan cepat terselesaikan. (pul/vd:yan)

Berita Terkait


Gubernur Papua Merasa Kecewa Atas Sikap Penghuni Asrama

Gubernur Papua Berharap Tidak Lagi Konflik Mahasiswa Papua di Jatim

Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Sudah Kondusif

GP Ansor Jatim Tolak Segala Bentuk Intoleransi


Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Sudah Kondusif

Lenis Meminta Gubernur Jaga Mahasiswa Papua di Jatim Seperti Anaknya Sendiri

Mahasiswa Papua Aman Belajar Di Malang, Tidak Ada Opsi Pemulangan

Atasi Konflik Mahasiswa Papua dengan Warga Jawa Timur, Staf Khusus Presiden Adakan Pertemuan Khusus

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber