Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pembangunan Alun-Alun Surabaya Berlanjut, 6 Bulan Jalan Yos Sudarso Ditutup
Selasa, 27-08-2019 | 18:21 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melanjutkan pengerjaan tahap empat proyek basement Alun-Alun Surabaya yang berada di Jalan Yos Sudarso Surabaya. Pembangunan dimulai tanggal 31 Agustus, sejak itu pula Jalan Yos Sudarso ditutup total sebagai antisipasi kemacetan. Aparat kepolisian dan Dishub Surabaya menerjunkan puluhan personil untuk berjaga di sejumlah titik.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) Surabaya, Iman Kristian mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa ruas jalan alternatif sebagai solusi selama dilakukan penutupan Jalan Yos Sudarso mulai tanggal 31 Agustus. Saat itu pula pengerjaan pembuatan konstruksi basement dimulai.

"Estimasi pengerjaan basement Jalan Yos Sudarso bisa rampung selama enam bulan, tapi pihaknya berupaya mempercepat pengerjaan itu. Untuk itu, pengerjaan basement Jalan Yos Sudarso nantinya dilakukan selama 24 jam," tutur Iman.

Iman menjelaskan, pengerjaan basement Jalan Yos Sudarso selama enam bulan, terdiri dari pembuatan dinding penahan keliling, pembuatan atap plat basement (landasan jalan) dan penggalian bawah tanah.

"Pengerjaan Alun-Alun Surabaya yang menggunakan anggaran multiyears ini ditarget keseluruhan selesai pada bulan Desember tahun 2020, dengan anggaran total keseluruhan Rp 70 milyar, pada tahun 2019 dianggarkan Rp 20 milyar, sisanya di APBD tahun 2020," kata Iman Kristian Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) Surabaya.

Sementara itu, Kasi Manajemen Rekayasa Lalin, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Beta Ramadhani menyampaikan, selama Jalan Yos Sudarso ditutup, Dishub Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas, rekayasa lalin sama seperti tes pit (pile integrity test), perbedaannya Jalan Simpang Dukuh menjadi dua arah dan Jalan Ketabang Kali sisi timur akan berubah arah.

"Untuk meminimalisir tingkat kemacetan, pihaknya memastikan akan menerjunkan beberapa personil untuk melakukan pengaturan dan pengendalian arus lalu lintas, setidaknya ada 60 personil dari jajaran dishub surabaya yang akan disiagakan dalam 3 shift yakni pagi, siang dan jam pulang kerja," kata Beta Ramadhani.

Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Tirto menambahkan, untuk mengantisipasi dan meminimalisair tingkat kemacetan, pihaknya juga menerjunkan 20 personil yang tersebar di 10 titik lokasi yang dinilai rawan terjadi kemacetan.

Berita Terkait


Pembangunan Alun-Alun Surabaya Berlanjut, 6 Bulan Jalan Yos Sudarso Ditutup


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber