Berita Terbaru :
Kembali Terpilih Jadi Ketua Golkar Tuban, Lindra Akan Kembalikan Kejayaan Golkar
Ada Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup Lagi
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Tuban Justru Turun
Amitabh Bachchan Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Dihukum Push Up dan Membersihkan Jalan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Ini Pengalaman Berharga
Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok
Cantiknya Lampu Hias Dari Pipa Paralon Bekas
Duh, Honor Panitia Asian Games 2018 Ternyata Belum Dibayar Semua
Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
   

Ini Peringatan..Dua Wanita Kurir Sabu 4 Kg Terancam Hukuman Mati
Mataraman  Selasa, 27-08-2019 | 16:50 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Ancaman hukuman mati mengarah kepada dua terdakwa yang berperan sebagai kurir narkoba sabu sabu seberat 4 Kg. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, dalam dakwaanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat pasal berlapis hingga keduanya terancam hukuman mati.

Dua wanita yang duduk sebagai terdakwa yaitu Siti Artia Sari (38) asal Palangkaraya dan Nathasya Harsono (24) asal Surabayak, dua terdakwa ini sebelumnya ditangkap oleh petugas BNNP Jawa Timur di Desa Teguhan Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun dengan barang bukti sabu sabu seberat 4 Kg.

JPU Tri Satrio, mengungkap, barang bukti ini dikemas dalam empat paket berbentuk kemasan teh yang masing-masing beratnya lebih dari satu kg serbuk sabu-sabu. Barang bukti sebanyak itu mampir ke wilayah madiun dengan cara di paketkan.

"Serbuk sabu itu bisa mampir ke Madiun lantaran diduga masih dikendalikan oleh salah satu napi di Lapas Madiun, kedua terdakwa dijerat dengan pasal 114, pasal 112 jonto pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati," kata Tris Satrio.

Menurut Ketua Majelis, Teguh Harisa, perkara sidang sabu-sabu yang sempat menghebohkan Madiun ini, bakal dilanjutkan selasa pekan depan dengan menghadirkan sejumlah saksi-saksi termasuk dari kalangan BNNP Jawa Timur. (yos)




Berita Terkait

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu

Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi

Pandemi Covid 19, Kasus Narkoba Meningkat Didominasi Pengedar Lama

Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Berita Terpopuler
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
Metropolis  15 jam

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Peristiwa  15 jam

Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
Covid-19  15 jam

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber