Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Kurir Sabu 30 Kilogram Lolos Hukuman Mati
Selasa, 27-08-2019 | 16:49 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Herman Sudjiono alias Liang, kurir sabu 30 kilogram asal Bandung lolos dari tuntutan hukuman mati. Ini setelah jaksa penuntut umum dari Kejari Surabaya hanya menuntut hukuman seumur hidup pada terdakwa yang berusia 55 tahun ini.

Dalam tuntutannya, Jaksa Pompy Polanski dari menilai terdakwa Herman Sudjiono alias Liang terbukti secara sah dan menyakinkan memiliki 30 kilogram narkotika jenis sabu-sabu. Perbuatan terdakwa jelas melanggar pasal 114 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dan merusak generasi muda. Atas pertimbangan tersebut, jaksa meminta majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama seumur hidup.

Seusai sidang, Jaksa Pompy menilai tuntutan seumur hidup sudah maksimal, karena terdakwa bukan pengedar atau bandar.

Sementara itu Victor A Sinaga penasehat hukum terdakwa mengaku keberatan tuntutan hukuman mati lantaran Herman Sudjiono hanyalah kurir.

Usai pembacaan tuntutan ini, majelis hakim dengan ketua Dede Suryaman memberi kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaannya atau pledoi pada minggu depan. (pul)

Berita Terkait


Kurir Sabu 30 Kilogram Lolos Hukuman Mati

Vonis Mati, 3 Terdakwa Kasus Pembunuhan Berencana dan Pemerkosaan di Pantai Rongkang

Rumah Terpidana Mati Rita Krisdianti Tampak Sepi

Pasrah Divonis Mati, Eks Pacar Anggita Sari Ini Memuji Jokowi


Bandar Narkoba Yoyok Divonis Mati

Menakertrans Jamin Bantuan Hukum Bagi TKI Terancam Vonis Mati

Lagi, TKI Ponorogo Divonis Mati Pengadilan Malaysia

Pasrah Divonis Mati, Eks Pacar Anggita Sari Ini Memuji Jokowi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber