Berita Terbaru :
   

Kader Lingkungan Pakal Sulap Sampah Daun Jadi Arang Briket
Teknologi  Selasa, 27-08-2019 | 10:27 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Apa yang anda lakukan jika melihat daun kering yang bertaburan di jalanan. Pasti hanya anda pandang sebelah mata bukan.

Namun di tangan warga RW 2 Mulyomukti, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal Surabaya, sampah daun kering bisa disulap menjadi arang briket yang bernilai ekonomis.

Sebelumnya warga memgumpulkan sampah daun dari halaman rumah masing masing. Sampah-sampah daun kering ini bukannya hendak dibuang, melainkan dikumpulkan untuk dijadikan sebuah arang briket.

Caranya sampah daun kering yang dikumpulkan dibakar terlebih dahulu hingga hancur. Namun tak sampai menjadi abu, kemudian daun yang sudah dibakar di ayak menggunakan ayakan untuk memisahkan partikel daun yang masih kasar dan lembut. Partikel daun yang sudah halus kemudian di campur dengan cairan berbahan tepung tapioka, atau tepung kanji. Gunanya, untuk memadatkan hasil pembakaran daun yang awalnya masih halus. Kemudian diaduk hingga rata, dan adonan daun halus dan tepung tapioka tersebut barulah dimasukkan ke dalam alat khusus mencetak arang briket.

Setelah adonan dimasukkan ke dalam alat, baru dipress sekuat mungkin dengan alat berbentuk tabung berukuran 10 centimeter. Tapi, arang-arang ini belum bisa langsung dipakai, melainkan harus dijemur di bawah terik matahari hingga mengering. Setelah dijemur, arang-arang briket baru bisa digunakan bahan bakar menyalakan api.

Menariknya,semua proses pembuatan arang briket berbahan dasar daun kering ini dilakukan oleh warga RW 2 Mulyo Mukti Kelurahan Babat Jerawat. Warga ini adalah para kader lingkungan, hasil binaan Kelurahan Babat Jerawat.

Khoirul Huda, salah pendamping kader lingkungan kelurahan Babat Jerawat menyebut, pengolahan daun kering menjadi arang sebagai salah satu solusi alternatif energi terbarukan. Sebab, sesuai dengan pengertiannya, yaitu berasal dari proses alam yang berkelanjutan.

"Arang briket daun kering dianggap sangat memiliki keistimewaan, selain tak menghasilkan asap yang tebal, arang briket daun kering memiliki nyala bara api yang lebih tahan lama, dibanding arang biasa yang berasal dari kayu," kata Khoirul Huda. (pul)

Berita Terkait

Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup

Kejari Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika

Wawan Hariono, 11 Tahun Berburu Barang Kuno

Pihak Yayasan Larang Warga Sugih Waras Untuk Mengaji
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber