Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Terpidana Pencabulan Lebih Memilih Dihukum Mati Daripada Dikebiri Kimia
Senin, 26-08-2019 | 17:33 wib
Oleh : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Muhamad Aris, warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terpidana kasus pencabulan 9 anak, lebih memilih dijatuhi hukuman mati daripada hukuman kebiri kimia. Alasannya, dengan hukuman kebiri kimia terpidana kasus pencabulan atau sang predator anak ini lebih tersiksa seumur hidup dengan hukuman tersebut.

Terpidana kasus pencabulan 9 anak, Muhamad Aris, warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, yang hampir setahun berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2, Mojokerto. Hanya bisa pasrah menunggu eksekusi hukuman kebiri kimia yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Mojokerto, beberapa waktu lalu.
 
Atas putusan hukuman kebiri kimia dari majelis hakim Pengadilan Negeri Mojokerto dan putusan banding dari Pengadilan Tinggi Jawa Timur, yang menjatuhkan hukuman kebiri kimia, Muhamad Aris, terpidana kasus pencabulan atau predator anak, mengaku, lebih memilih hukuman mati daripada hukuman kebiri kimia.
 
Muhammad Aris, yang dulunya bekerja sebagai tukang las, terpidana kasus pencabulan 9 anak ini, beralasan dengan hukuman kebiri kimia yang dijatuhkan padanya ini lebih menyiksa dirinya selama seumur hidup. Hal itu menjadi alasannya lebih memilih hukuman mati dan juga hukuman penjara selama 20 tahun.
 
Dengan gagalnya upaya banding yang diajukanya ke Pengadilan Tinggi Jawa Timur, terpidana kasus pencabulan 9 anak ini, melalui kuasa hukumnya berencana untuk mengajukan PK atau peninjauan kembali agar dirinya terlepas dari hukuman kebiri kimia.(end)
 



Berita Terkait


Terpidana Pencabulan Lebih Memilih Dihukum Mati Daripada Dikebiri Kimia

Harus Yakin, Perppu Kebiri Bakal Efektif

Ini Aksi Teatrikal Mahasiswa Dukung Hukum Kebiri

Hukuman untuk Penjahat Seksual Anak, Politikus PKB Setuju yang Ini

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber