Berita Terbaru :
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idulfitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

2 Pesilat Dirawat di Rumah Sakit, Belasan Lainnya Luka-Luka
Pantura  Senin, 26-08-2019 | 14:00 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Imbas keributan antar kelompok perguruan silat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dua orang pesilat dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Saat ini situasi telah kondusif, sebanyak 16 pesilat diamankan di Mapolres Tuban.

Imbas dari keributan antar kelompok perguruan silat di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, minggu sore kemarin. Dua orang pesilat hingga kini masih menjalani perawatan medis di rsud bojonegoro dan rumah sakit ibnu sina bojonegoro.

Kedua pesilat ini mengalami luka bacok dan patah tulang akibat kejadian ini. Selain dua korban tersebut, belasan pesilat juga mengalami luka ringan, seperti memar, lecet akibat terkena lemparan batu. Tak hanya itu, sejumlah kendaraan bermotor juga dirusak massa.

Slamet, salah satu korban asal Dander Bojonegoro, menceritakan bahwa, ia bersama adeknya berangkat rekreasi di air terjun nglirip tuban bersama teman-temannya mengendarai motor.

"Namun, ditengah perjalanan tiba-tiba saya diserang sekelompok orang hingga babak belur, bahkan adek saya bernama Bayu mengalami luka bacok, sedangkan motornya juga rusak parah," kata Slamet.

Pihak Polres Tuban saat ini menjamin suasana di lokasi kejadian telah kondusif. Pasca kejadian, pihak kepolisian telah mengumpulkan tokoh-tokoh pencak silat di Tuban. Mereka sepakat untuk meredam situasi dan menjamin situasi kondusif.

Saat ini sebanyak 16 pesilat diamankan di Mapolres Tuban, mereka dimintai keterangan dan penyidikan, untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dan motif dari kejadian tersebut.

Menurut Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, peristiwa ini bermula saat perjalanan sekelompok pemuda dari pagar nusa asal Bojonegoro hendak melakukan family gathering di air terjun Nglirip Tuban.

"Namun saat melintas di lokasi kejadian, ada acara perguruan silat PSHT. Dua kelompok pencak silat ini kemudian terlibat gesekan, bahkan gesekan meluas hingga melibatkan warga setempat," kata AKBP Nanang Haryono.
 
Diberitakan sebelumnya, dua kelompok pencak silat terlibat keributan di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan Tuban. Akibat kejadian ini sejumlah pesilat mengalami luka-luka. (yos)

Berita Terkait

Dua Kelompok Silat Bentrok, Polisi Lakukan Penyisiran

Pengurus PSHT : Insiden Penusukan Terhadap Heru Tidak Ada Kaitan dengan Perguruan Silat

Dituduh Bacok Anggota PSHT, Pesilat Pagar Nusa Lapor Ke Polda Jatim

2 Pesilat Dirawat di Rumah Sakit, Belasan Lainnya Luka-Luka
Berita Terpopuler
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  9 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  8 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  7 jam

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  6 jam



Cuplikan Berita
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Pojok Pitu

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber