Berita Terbaru :
Warung Makan Gratis, Bantu Warga di Tengah Pandemi
Survey ARC Indonesia, Elektabilitas Machfud Arifin Salip Eri Cahyadi
Anggota Fraksi Demokrat Turun Gunung All Out Menangkan Paslon No 1 di Pilkada Pacitan
Tol Krian Kebomas Gresik Sudah Beroperasi Per Desember
Kota Batu Masuk Zona Merah, Ketua Satgas Covid Sebut Ini Penyebabnya
Tersesat Saat Berusaha Kabur, Dua Maling Diamuk Massa
Penjagaan Logistik di Kecamatan Dijaga Selama 24 Jam
Warga Buduran Meninggal Dunia Saat Berolahraga
Antisipasi Kerawanan Pilkada, KPU Belum Distribusikan Surat Suara
Apel Pengamanan dan Simulasi Pilkada Dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Jelang Pilwali, Kadinkes Bagikan Penghargaan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Jaga Netralitas
Sejumlah Sekolah Masih Adakan Tatap Muka
Kenaikan Covid di Jatim Mencapai 460 Orang
Kapolres Malang Cek Kesiapan Bahan Material Pemungutan Suara
   

Ribut Antar Perguruan Silat, Sejumlah Pesilat Terluka
Pantura  Senin, 26-08-2019 | 12:52 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Belum diketahui penyebab pasti keributan ini. Dugaan sementara, gesekan terjadi akibat aksi saling ejek dan dendam lama antar individu. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Keributan antar perguruan silat terjadi di Kabupaten Tuban. Dua kelompok pencak silat terlibat aksi lempar batu, hingga menyebabkan sejumlah pesilat terluka.

Gesekan antar perguruan silat terjadi di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Minggu (25/8) sore. Aksi saling serang antara anggota Pencak Silat Setia Hati Terate dan Pagar Nusa ini terjadi setelah ratusan orang yang sedang konvoi dengan sepeda motor hendak mengikuti kegiatan di Kawasan Kecamatan Singgahan Tuban. Di lokasi kejadian, kelompok ini terlibat gesekan dengan anggota PSHT yang mengadakan acara di Kecamatan Parengan Tuban.

Keributan ini diduga terjadi akibat aksi saling ejek dan dendam lama antar individu. Namun, karena mereka berada di dalam kelompok tersebut, kemudian timbul keributan antara kelompok pencak silat ini.

Paska terjadinya, situasi di wilayah kecamatan parengan sudah kondusif. Hal itu menyusul adanya pengamanan dari Polres Tuban. Namun, akibat kejadian ini, sejumlah pesilat mengalami luka-luka. Dalam kejadian ini, polisi mengamankan sejumlah pesilat yang diduga menjadi provokator keributan ini.

Rowi salah satu anggota perguruan silat yang diamankan membantah dirinya sebagai pelaku. Justru merasa menjadi korban pengeroyokan saat kejadian berlangsung.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, serta jumlah korban luka. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Dua Kelompok Silat Bentrok, Polisi Lakukan Penyisiran

Pengurus PSHT : Insiden Penusukan Terhadap Heru Tidak Ada Kaitan dengan Perguruan Silat

Dituduh Bacok Anggota PSHT, Pesilat Pagar Nusa Lapor Ke Polda Jatim

2 Pesilat Dirawat di Rumah Sakit, Belasan Lainnya Luka-Luka
Berita Terpopuler
Kawanan Begal Todongan Pistol Rampas Motor Milik Remaja
Peristiwa  8 jam

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Peristiwa  10 jam

Survey The Republic Institute: Penantang Berpeluang Terpilih
Pilkada  7 jam

Rektor UTM dan PTT Pemkab Bangkalan Terpapar Covid 19
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Alam Awan Berbentuk Cincin Ramai Diperbincangkan
Pojok Pitu

Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Jatim Awan

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber