Berita Terbaru :
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
   

Tari Seblang Bakungan, Sebuah Tari Penolak Bala
Rehat  Senin, 26-08-2019 | 11:33 wib
Reporter : Iqbal Mustika dan Handoko Khusumo
Ritual berupa tarian oleh wanita sepuh dalam kondisi kesurupan, bertujuan sebagai ungkapan syukur masyarakat atas hasil pertaniannya dan tolak bala. Foto Handoko
Berita Video : Tari Seblang Bakungan, Sebuah Tari Penolak Bala
Banyuwangi pojokpitu.com, Ritual adat seblang bakungan, kembali digelar masyarakat Using Banyuwangi, Minggu (25/8) malam. Tradisi yang telah berlangsung sejak tahun 1.639 ini rutin digelar setiap satu Minggu setelah hari raya idul adha.

Sebelumnya diawali dengan pawai obor, dan selamatan tumpengan di Jalan Desa, ritual inti tarian seblang dimulai. Penari seblang yang sudah berusia lanjut bersiap untuk menyajikan sebuah tarian mistis di tengah pentas yang ada di balai desa. Dengan dipandu oleh sang pawang, sang penari seblang akhirnya dirasuki oleh arwah leluhur. Dengan membawa dua bilah keris, sang penari seblang berjalan menuju pentas dengan mata terpejam.

Seblang bakungan adalah sebuah tarian yang dibawakan oleh wanita tua dalam kondisi trans, atau kehilangan kesadaran. Tiap kali ditampilkan, warga pun berbondong-bondong untuk menyaksikan ritual ini.

Tahun ini seblang masih ditarikan oleh Supani, seorang wanita tua berusia 68 tahun yang telah menari seblang selama enam tahun berturut-turut. Supani sendiri adalah keturunan seblang terdahulu. Seblang sendiri adalah singkatan dari Sebele Ilang, atau Sialnya Hilang. Masyarakat berharap ritual ini digelar agar desanya dijauhkan dari segala marabahaya, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta atas hasil pertanian yang melimpah.

Menurut Choliqul Ridho, Sekretaris Disbudpar Banyuwangi, tarian diiringi beberapa gending seperti gending kodok ngorek, dan seblang lukinto. Seblang terus menari di hadapan ratusan penonton yang datang dari berbagai daerah, maupun mancanegara.

Sesi bagi-bagi kembang dhermo yang ditunggu penonton juga disajikan. Pada sesi ini, penari seblang membagikan bunga kepada penonton. Warga berharap, bunga yang diperoleh dari penari seblang ini bisa mendatangkan kebaikan di dalam kehidupan sehari-harinya.

Sebelum ritual seblang, disajikan juga sebuah drama teaterikal kehidupan masyarakat using, Banyuwangi, dan masyarakat Bali pada zaman dahulu. Diceritakan pada zaman dahulu, masyarakat Using, dan Bali berkonsolidasi untuk menumpas penjajah. Nah, untuk mengalihkan perhatian musuh, warga menggelar aduan ayam. Disaat penjajah menonton aduan ayam inilah, warga memanfaatkan kelengahan musuh untuk menumpas penjajah. "Selain di desa bakungan, tarian seblang juga digelar di Desa Olehsari yang juga berada di wilayah Kecamatan Glagah," kata Choliqul Ridho.

Membedakan tari seblang olehsari dibawakan oleh perempuan muda selama 7 hari berturut-turut setelah hari raya idul fitri, sedangkan seblang bakungan digelar satu minggu setelah hari raya idul adha. penarinya usianya uzur hanya selama semalam. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Sempat Diklaim Milik Kabupaten Tetangga, Tari Kethek Ogleng Resmi Milik Kabupaten Pacitan

Jaga Kebudayaan Jawa, Seninan Ponorogo Latih Karawitan Generasi Muda

Per 31 Januri 2020 Tarif Tol Gempol-Pandaan Berubah

Jelang Penerapan, Ini Tarif Baru Tol Gresik-Surabaya
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  4 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  7 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  7 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber